Saturday, September 7, 2013
Ajari Aku Pandai Bersyukur Part I
Prolog
Akhirnya setelah mengalami perdebatan dengan orang tuaku, akupun menyerah. Aku bukan saja berhasil dibujuk. Aku juga bersedia menjalani rencana tersebut. Aku sudah cukup dewasa, menurut orang tuaku untuk menyadari situasi. Inilah yang terjadi, dan aku harus menerimanya. Harus menyetujui keputusan yang sudah dibuat orang tuaku, demi kebaikanku.
Ya, aku sadar hal itu demi kebaikanku.
Hanya saja, aku merasa...
***
Ajari Aku Pandai Bersyukur Part I
Bertahun-tahun aku menahan rasa tidak nyaman itu, sejak (lumayan akhir) sekolah dasar. Tidak parah, menurutku. Tapi cukup mengganggu. Segala aktivitasku tidak dapat kujalani dengan baik. Benar-benar mengusik.
Namun aku cukup menahannya.
'Besok juga sembuh.' Itulah harapanku setiap harinya.
Seperti ada sesuatu di situ, sangat sulit untuk pergi. Membuatku kesulitan bernapas. Membuatku ingin mendorongnya sekuatku. Aku tidak merasakan sakit, aku hanya terganggu.
Hal yang kupikir sepele, justru berkelanjutan tahunan. Saat aku duduk di sekolah menengah pertama, aku dikabarkan menderita alergi blablabla (cukup banyak).
Kemudian aku menjalani terapi berkali-kali. Menurut dokter, alergiku terhadap blablabla sudah berkurang, tinggal alergi dingin, debu, dan asap.
Meskipun alergiku berkurang, aku sama sekali tidak merasakan perbedaan terhadap penyakit itu. Seakan terapi medis itu tidak ada hasil.
Apalagi terapi tersebut terus menipiskan biaya keluarga.
Sehingga, aku berhenti menjalani terapi.
Aku pasti kuat. Lagipula, 'besok juga sembuh.' Dan, aku masih tetap hidup meski terganggu penyakit itu. Aku akan mengabaikannya.
***
Ternyata, tidak mudah.
Orang tuakupun mencoba untuk membawaku ke pengobatan alternatif. Aku hampir lupa sudah berapa orang yang kami datangi dengan pengobatannya.
Mulai dari terapi energi dalam, racikan obat alami, jamu tetes, lalu kembali pada obat medis. Mulai dari biaya sumbangan sembako hingga uang ratusan ribu tiap pertemuan. Mulai jarak beberapa meter hingga kilometer. Dan tentunya memakan waktu yang cukup lama.
Apakah aku sembuh dengan perjuangan orang tuaku dan aku, sedemikian rupa?
Kadang, aku merasa sembuh dan normal. Kadang, sesuatu itu kembali mengusik. Apakah itu dapat dibilang sembuh? Apakah itu dapat dibilang perjuangan kami sia-sia?
Tuhan, kenapa penyakit yang tidak cukup parah namun menganggu ini harus sebegini merepotkannya?
arliasworld.blogspot.com
Wednesday, July 10, 2013
MENGINAP DI TANJUNG KODOK BEACH RESORT
Selamat pagi readers.
Gimana liburannya?
Di pagi yang cerah ini kami ingin memberi bacaan yang semoga bisa mencerahkan pikiran anda.
Mau liburan tapi bingung ini itu nya?
Oke, kali ini kami akan membantu dan memberi referensi tempat menginap yang bagus dan dekat dengan wisata yang keren!
Anda tentu tahu daerah wisata yang penuh dengan banyak tempat wisata di sana.
Apa yang bisa kita temukan?
WBL (Wisata Bahari Lamongan), Maharani Zoo dan Goa, BNS (Batu Night Spectacular), Eco Green Park, Museum Angkut, Jatim Park, dll. Banyak bukan?
Nah, dari banyak tempat wisata di daerah yang saling berdekatan, kami merekomendasikan sebuah tempat penginapan yang cocok untuk anda.
TANJUNG KODOK BEACH RESORT
Letak lokasinya terhubung langsung dengan WBL dan Maharani Zoo & Goa.
Telp: (0322) 666 000
Tanjung Kodok Beach Resort berkapasitas 50-60 kamar dan menyuguhkan kita panorama indah pantai dengan pasir putihnya. Di Tanjung Kodok Beach resort, anda bahkan dapat menginap bersama 5 hingga 15 orang per satu kamar. Seru kan?
Kita
bisa bermalam sambil menikmati pemandangan laut lepas yang tampak di
depan mata, mendengarkan deburan ombak, dan menikmati matahari yang
sedang terbenam. Sebuah hotel yang cocok sebagai tempat berlibur dan
beristirahat sambil melepas lelah dari rutinitas kerja sehari-hari.
Selain itu hotel ini juga memiliki fasilitas umum yang lain, yaitu:
Dan ada pula fasilitas pendukung yang lain seperti:
Gimana liburannya?
Di pagi yang cerah ini kami ingin memberi bacaan yang semoga bisa mencerahkan pikiran anda.
Mau liburan tapi bingung ini itu nya?
Oke, kali ini kami akan membantu dan memberi referensi tempat menginap yang bagus dan dekat dengan wisata yang keren!
Anda tentu tahu daerah wisata yang penuh dengan banyak tempat wisata di sana.
Apa yang bisa kita temukan?
WBL (Wisata Bahari Lamongan), Maharani Zoo dan Goa, BNS (Batu Night Spectacular), Eco Green Park, Museum Angkut, Jatim Park, dll. Banyak bukan?
Nah, dari banyak tempat wisata di daerah yang saling berdekatan, kami merekomendasikan sebuah tempat penginapan yang cocok untuk anda.
TANJUNG KODOK BEACH RESORT
Letak lokasinya terhubung langsung dengan WBL dan Maharani Zoo & Goa.
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa Timur
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa Timur
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa Timur
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa Timur
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa Timur
Telp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Alamat: Jl. Raya Paciran, Lamongan, Jawa TimurTelp: (0322) 666 000 / 666 891
- See more at: http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Telp: (0322) 666 000
Tanjung Kodok Beach Resort berkapasitas 50-60 kamar dan menyuguhkan kita panorama indah pantai dengan pasir putihnya. Di Tanjung Kodok Beach resort, anda bahkan dapat menginap bersama 5 hingga 15 orang per satu kamar. Seru kan?
Anda
bisa bermalam sambil menikmati pemandangan laut lepas yang tampak di
depan mata, mendengarkan deburan ombak, dan menikmati matahari yang
sedang terbenam. Sebuah hotel yang cocok sebagai tempat berlibur dan
beristirahat sambil melepas lelah dari rutinitas kerja sehari-hari. -
See more at:
http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Selain itu hotel ini juga memiliki fasilitas umum yang lain, yaitu:
- Breakfast dan dinner dengan banyak tiket masuk yang disesuaikan dengan jenis kamar yang dipesan.
- Fasilitas kamar dilengkapi juga dengan breakfast dan dinner, khusus untuk paviliun 1 dan paviliun 2 hanya mendapat breakfast.
- Complimentary Welcome Drink.
- Voucher Disc. 50 % tiket Wisata Bahari Lamongan.
- Voucher Disc. 50 % tiket Maharani Zoo & Goa.
- Special Gift.
- Free fasilitas sport seperti: billiard, tenis, tenis meja, basket, fitness center.
- Gratis masuk area memancing di Marina dari Pk. 6.00 pm – o1.00 am.
- Gratis Wifi.
Selain itu hotel ini juga memiliki fasilitas umum yang lain, yaitu:
- Breakfast dan dinner dengan banyak tiket masuk yang disesuaikan dengan jenis kamar yang dipesan.
- Fasilitas kamar dilengkapi juga dengan breakfast dan dinner, khusus untuk paviliun 1 dan paviliun 2 hanya mendapat breakfast.
- Complimentary Welcome Drink.
- Voucher Disc. 50 % tiket Wisata Bahari Lamongan.
- Voucher Disc. 50 % tiket Maharani Zoo & Goa.
- Special Gift.
- Free fasilitas sport seperti: billiard, tenis, tenis meja, basket, fitness center.
- Gratis masuk area memancing di Marina dari Pk. 6.00 pm – 1.00 am.
- Gratis Wifi.
Dan ada pula fasilitas pendukung yang lain seperti:
- Jellyfish dinning room. Dari ruangan ini anda bisa menikmati acara makan sambil melihat pemandangan laut lepas yang terhampar di depan mata.
- Sunset Coffe shop.
- Game room for kids.
- Karaoke room.
Anda
bisa bermalam sambil menikmati pemandangan laut lepas yang tampak di
depan mata, mendengarkan deburan ombak, dan menikmati matahari yang
sedang terbenam. Sebuah hotel yang cocok sebagai tempat berlibur dan
beristirahat sambil melepas lelah dari rutinitas kerja sehari-hari. -
See more at:
http://hotelmurahku.com/tanjung-kodok-beach-resort/#sthash.drbHuGoG.dpuf
Tuesday, July 9, 2013
Cinta Dalam Diam
Saya heran mengapa dia bisa begitu puas ketika mendapat beberapa huruf hari ini. Jika huruf-huruf itu terangkai menjadi sebuah kata yang tersusun jadi kalimat yang lebih panjang, sebahagia apakah dia? Pikir saya. Namun, meski heran saya mulai mengerti bahwa perasaan sahabat saya ini bukan sekedar kagum/ngefans pada laki-laki itu.
Menurut cerita sahabat saya, mereka sudah saling mengenal. Dulunya sempat menjadi teman meski tidak begitu akrab. Lalu mereka dipertemukan kembali saat ini. Dalam keadaan berbeda, entah kini merupakan suatu kemajuan atau kemunduran.
Mereka sudah bertegur sapa melalui pesan. Cukup akrab, menurut saya. Meski sahabat sayalah yang harus lebih berjuang untuk tidak membosankan, sementara dia terus menerima jawaban-jawaban membosankan. Saya salut, dia masih bertahan sampai sekarang.
Jika saya, mungkin sudah balik ketus lalu mencari seseorang yang lebih membuat saya nyawan. Saya memang rada cuek dan sangat tidak suka jika dicuekin balik.
Oke, kembali ke cerita.
Sebenarnya, saya sendiri gerah melihat dia hanya bertahan lewat pesan. Saya ingin melihat kemajuan pesat antara hubungan mereka. Setidaknya, bukankah lebih menyenangkan jika keramahan itu nampak secara nyata dan langsung?
Namun sepertinya,
Sahabat saya terus saja beralasan untuk menunggu waktu yang tepat untuk sekedar berbincang dengan orang yang membuatnya gugup ketika bertemu.
Saya tidak menyalahkan sahabat saya, justru seharusnya sebagai laki-laki, dialah yang harus memulai perbincangan dengan sahabat saya. Untuk sekedar menyapa 'hai' tak bisakah?
Mungkin laki-laki itu tidak begitu menghiraukannya. Malang bukan?
Dan di sinilah,
Saya kembali mengambil pelajaran dari kisah sahabat saya,
Kadang diijinkan untuk mencintai, meski tidak mendapat balas dicintai, sudah merupakan hal cukup bagi kita. Bukankah cinta itu tidak bersyarat?
Memandangnya dari kejauhan, memperhatikan diam-diam, dan mendo'akan untuk kebaikannya, cinta dalam diam itulah yang masih dipertahankannya, sahabat saya.
'Teruntuk sahabat saya, yang belum berani saya sebutkan namanya.'
Keep strong, girl :)
Menurut cerita sahabat saya, mereka sudah saling mengenal. Dulunya sempat menjadi teman meski tidak begitu akrab. Lalu mereka dipertemukan kembali saat ini. Dalam keadaan berbeda, entah kini merupakan suatu kemajuan atau kemunduran.
Mereka sudah bertegur sapa melalui pesan. Cukup akrab, menurut saya. Meski sahabat sayalah yang harus lebih berjuang untuk tidak membosankan, sementara dia terus menerima jawaban-jawaban membosankan. Saya salut, dia masih bertahan sampai sekarang.
Jika saya, mungkin sudah balik ketus lalu mencari seseorang yang lebih membuat saya nyawan. Saya memang rada cuek dan sangat tidak suka jika dicuekin balik.
Oke, kembali ke cerita.
Sebenarnya, saya sendiri gerah melihat dia hanya bertahan lewat pesan. Saya ingin melihat kemajuan pesat antara hubungan mereka. Setidaknya, bukankah lebih menyenangkan jika keramahan itu nampak secara nyata dan langsung?
Namun sepertinya,
Sahabat saya terus saja beralasan untuk menunggu waktu yang tepat untuk sekedar berbincang dengan orang yang membuatnya gugup ketika bertemu.
Saya tidak menyalahkan sahabat saya, justru seharusnya sebagai laki-laki, dialah yang harus memulai perbincangan dengan sahabat saya. Untuk sekedar menyapa 'hai' tak bisakah?
Mungkin laki-laki itu tidak begitu menghiraukannya. Malang bukan?
Dan di sinilah,
Saya kembali mengambil pelajaran dari kisah sahabat saya,
Kadang diijinkan untuk mencintai, meski tidak mendapat balas dicintai, sudah merupakan hal cukup bagi kita. Bukankah cinta itu tidak bersyarat?
Memandangnya dari kejauhan, memperhatikan diam-diam, dan mendo'akan untuk kebaikannya, cinta dalam diam itulah yang masih dipertahankannya, sahabat saya.
When You Love Someone - Endah
I love you but it's not so easy to make you here with meI wanna touch and hold you foreverBut you're still in my dreamAnd I can't stand to wait ‘till nite is coming to my lifeBut I still have a time to break a silence
When you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will lose your chanceTo make your dreams come true...
I used to hide and watch you from a distance and i knew you realizedI was looking for a time to get closerat least to say... “hello”And I can't stand to wait your love is coming to my lifeWhen you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will loose your chanceTo make your dreams come true...
And I never thought that I'm so strongI stuck on you and wait so longBut when love comes it can't be wrongDon't ever give up just try and try to get what you wantCause love will find the way....When you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will loose your chanceTo make your dreams come true...
'Teruntuk sahabat saya, yang belum berani saya sebutkan namanya.'
Keep strong, girl :)
Monday, July 8, 2013
Kartu Perdana = Pacar ?
Kartu perdana?
Sekarang banyak banget yakan digembor-gemborin pada saingan promo, obral gratisan nelpon, sms, internet, bla bla bla.
Terus selain gemborin promo, mereka juga saingan ide kreatif iklan gitu.
Mulai dari yang alay (ciyus?), sampe keren (think again).
Kali ini gue ngga akan bahas tentang operator kartu perdana.
Yang mau gue bahas kali ini yaitu tentang pengguna dari kartu perdana. Pastinya kalian menjadi salah satunya.
Oke, gue bakal lebih spesifik lagi bahasnya, jadi mungkin kalian belum tentu termasuk.
Pengguna galau kartu perdana.
Mereka adalah insan-insan yang merasa bimbang, risau, dan pasti galau dalam memilih sebuah kartu perdana.
Seperti yang gue bilang sebelumnya,
Iklan kartu perdana (kp) tentang promo gratisan banyak dan menggiurkan.
Ini ngebuat pengguna galau jadi mudah terpikat sana-sini.
Yang gue heran, mereka nggak pernah kapok ataupun setia satu aja.
Tiap ada promo baru, lebih menarik,
Mereka campakan kp lama,
dan menjalin hubungan dengan kp baru.
Yang lama? Udah pasti kebuang.
Nah, setelah menjalin hubungan dengan kp baru,
Kayaknya mereka kurang puas, dan menemukan beberapa kelemahan.
Kelemahan itu seketika menutup kelebihan si kp baru.
What a sad, pengguna galau dengan ketidak-setiaannya langsung mencampakan kp baru,
Selanjutnya? Yaudah pasti cari penggantinya lah.
Namanya juga galau, jadi bingung lagi pilih mana.
Liat-liat iklan, kalo engga dikenalin temen,
Dapet deh yang baru lagi. Atau kadang juga balikan sama kp lama.
Yaa, hampir mirip lah sama ganti-ganti pacar.
Ya ngga?
Eh, bukannya gue nyamain pacar sama kartu perdana.
Jelas beda lah,
Gue cuma bilang, 'hampir' sama.
Sama-sama punya kelemahan dan kelebihan,
Sama-sama butuh kesabaran,
Sama-sama butuh kesetiaan.
Kadang, dengan adanya kekurangan kp. Pengguna galau juga mungkin memilih dengan menduakan/mentigakan/menempatkan/mensekiankan satu kp dengan kp lainnya.
Apalagi uda banyak banget hape yang menyediakan fasilitas selingkuh.
Nah kan?
Mereka pikir bisa menutupi kekurangan suatu kp, dengan selingkuh.
Sms gratis tapi internet mahal? Cari satu kp lagi deh yang internetnya murah. Nelpon mahal? Tambah satu kp lagi.
Sms, nelpon, internet uda murah? Tapi suka trouble? Nah diduain deh sama yang lain lagi.
Cuma pengen ngambil kelebihannya doang?
Well, terus gimana elu bisa belajar buat setia?
Sampe kapan mau lari-larian dengan nomer-nomer yang bahkan dengan sekejap langsung elu lupain?
Atau parahnya, ngga pernah elu hapal.
Saran gue,
Dengan elu belajar buat setia sama kartu perdana (kp) , mungkin elu jg bakal bisa lebih setia sama pacar. Bakal lebih bisa nerima kekurangan, ngga cuma mau kelebihan nya doang.
;)
That's all.
@violettice
#Terinspirasi dari temen gue yang baru aja sms kalo dia ganti nomer lagi -_-
Sekarang banyak banget yakan digembor-gemborin pada saingan promo, obral gratisan nelpon, sms, internet, bla bla bla.
Terus selain gemborin promo, mereka juga saingan ide kreatif iklan gitu.
Mulai dari yang alay (ciyus?), sampe keren (think again).
Kali ini gue ngga akan bahas tentang operator kartu perdana.
Yang mau gue bahas kali ini yaitu tentang pengguna dari kartu perdana. Pastinya kalian menjadi salah satunya.
Oke, gue bakal lebih spesifik lagi bahasnya, jadi mungkin kalian belum tentu termasuk.
Pengguna galau kartu perdana.
Mereka adalah insan-insan yang merasa bimbang, risau, dan pasti galau dalam memilih sebuah kartu perdana.
Seperti yang gue bilang sebelumnya,
Iklan kartu perdana (kp) tentang promo gratisan banyak dan menggiurkan.
Ini ngebuat pengguna galau jadi mudah terpikat sana-sini.
Yang gue heran, mereka nggak pernah kapok ataupun setia satu aja.
Tiap ada promo baru, lebih menarik,
Mereka campakan kp lama,
dan menjalin hubungan dengan kp baru.
Yang lama? Udah pasti kebuang.
Nah, setelah menjalin hubungan dengan kp baru,
Kayaknya mereka kurang puas, dan menemukan beberapa kelemahan.
Kelemahan itu seketika menutup kelebihan si kp baru.
What a sad, pengguna galau dengan ketidak-setiaannya langsung mencampakan kp baru,
Selanjutnya? Yaudah pasti cari penggantinya lah.
Namanya juga galau, jadi bingung lagi pilih mana.
Liat-liat iklan, kalo engga dikenalin temen,
Dapet deh yang baru lagi. Atau kadang juga balikan sama kp lama.
Yaa, hampir mirip lah sama ganti-ganti pacar.
Ya ngga?
Eh, bukannya gue nyamain pacar sama kartu perdana.
Jelas beda lah,
Gue cuma bilang, 'hampir' sama.
Sama-sama punya kelemahan dan kelebihan,
Sama-sama butuh kesabaran,
Sama-sama butuh kesetiaan.
Kadang, dengan adanya kekurangan kp. Pengguna galau juga mungkin memilih dengan menduakan/mentigakan/menempatkan/mensekiankan satu kp dengan kp lainnya.
Apalagi uda banyak banget hape yang menyediakan fasilitas selingkuh.
Nah kan?
Mereka pikir bisa menutupi kekurangan suatu kp, dengan selingkuh.
Sms gratis tapi internet mahal? Cari satu kp lagi deh yang internetnya murah. Nelpon mahal? Tambah satu kp lagi.
Sms, nelpon, internet uda murah? Tapi suka trouble? Nah diduain deh sama yang lain lagi.
Cuma pengen ngambil kelebihannya doang?
Well, terus gimana elu bisa belajar buat setia?
Sampe kapan mau lari-larian dengan nomer-nomer yang bahkan dengan sekejap langsung elu lupain?
Atau parahnya, ngga pernah elu hapal.
Saran gue,
Dengan elu belajar buat setia sama kartu perdana (kp) , mungkin elu jg bakal bisa lebih setia sama pacar. Bakal lebih bisa nerima kekurangan, ngga cuma mau kelebihan nya doang.
;)
That's all.
@violettice
#Terinspirasi dari temen gue yang baru aja sms kalo dia ganti nomer lagi -_-
Friday, July 5, 2013
Cinta TAK BUTUH Pengorbanan
Saya masih mengurusi luka yang tergores beberapa minggu yang lalu. Luka
yang saya obati sendiri, dengan jemari saya sendiri, dengan perjuangan
sendiri. Di hidup ini, harus ada yang datang dan pergi, agar saya paham
arti singgah dan menetap. Di hidup ini, harus ada yang tinggal dan
menghilang, agar saya tahu yang terbaik pastilah yang tetap tinggal dan
tidak akan menghilang; kecuali jika Tuhan mengizinkan "kehilangan".
Saya tak tahu bahwa kebodohan saya bisa begitu berlipat ganda. Saya tak
yakin jika ini semua saya lakukan karena saya mencintai dia. Rasanya
sangat sulit melupakan sosok yang saya harapkan tetap tinggal tapi
ternyata dia pergi. Sungguh sangat berat menghilangkan seseorang yang
saya kira akan menetap tapi pada akhirnya dia pergi. Saya, sebagai
manusia biasa, hanya bisa berharap pada setiap pertemuan, dan berdoa
agar perpisahan tak cepat-cepat merenggut dia dari genggaman saya.
Sebagai manusia yang serba terbatas, saya hanya mampu menjaga, saya tak
tahu kapan ia akan pergi, kapan dia akan meninggalkan saya.
Perkenalan yang saya pikir akan berujung bahagia ternyata berakhir
dengan siksa. Sekarang, saya tak lagi menangisi kehilangan, saya hanya
bingung mengapa pertemuan yang begitu singkat bisa memunculkan kesan
yang mendalam. Kadang, saya tak sadar, bahwa ketika bibir seseorang
mengucap "Hai" sebenarnya saat itu juga saya harus siap pada banyak
risiko; risiko kehilangan. Dunia ini penuh teka-teki, sebagai manusia
yang mencoba menjawab dengan perasaan dan otak yang terbatas, kadang
saya hanya bisa menangkap isyarat-isyarat kecil saja.
Dengan membawa sisa hati yang remuk, saya disadarkan oleh kicauan
Sudjiwo Tedjo, salah satu sosok yang saya kagumi. Jemarinya yang ajaib
menulis "Cinta tak perlu pengorbanan. Saat kamu mulai berasa berkorban,
saat itu juga cintamu mulai pudar." Ah, betapa kalimat ini begitu
menyentak saya. Memang, seringkali ketika berbuat untuk seseorang,
manusia menyebut hal itu adalah pengorbanan. Begitu juga ketika saya
mencintai dia. Saya tak tahu pasti apakah saya memang berkorban untuk
dia atau sakit hati saya terlalu besar, hingga pada akhirnya, setelah
saya dan dia tak lagi bersama, saya menyatakan diri bahwa saya telah
berkorban banyak untuknya. Apakah cinta saya pudar? Oh, betapa manusia
berbeda dengan Tuhan, yang tak pernah ungkit-ungkit pengorbananNya di
kayu salib, yang tak pernah bilang betapa sakitnya lambung yang ditusuk
dengan tombak, dan betapa perihnya mahkota duri yang tersemat di kepala.
Saya sedang merapikan hati saya yang patah. Mencoba menyambungkan
mozaik-mozaik yang terlepas karena kebodohan saya sendiri. Lalu, saya
berpikir sekali lagi, apakah benar cinta saya padanya telah pudar? Iya,
sekarang sudah pudar, karena pada akhirnya saya merasa berkorban
untuknya. Pada akhirnya, saya, yang sedang berusaha menghilangkan cinta,
mengingat banyak perbuatan, yang (tiba-tiba) saya sebut pengorbanan.
Apakah cinta saya tak tulus?
Pengorbanan biasanya dilakukan meskipun kamu kesakitan. Tapi, ketika
jatuh cinta; ketika kaumasih terbangun tengah malam hanya untuk
mendengar suaranya, saat kaumenunggunya menyelesaikan tugas, manakala
pesan singkatnya kaunanti— kautak pernah merasa disakiti. Semua
dilakukan atas dasar cinta, kaumencintainya maka kaubersedia
menunggunya. Kaumencintainya, maka kauizinkan dirimu terus menanti,
meskipun pada akhirnya dia tak menjadikanmu tujuan. Bukankah air matamu
untuknya tetap kaupandang sebagai keindahan, kaumenangis karena
mencintainya, bukan karena kaumerasa berkorban.
Lucu, ya, betapa kata pengorbanan yang sering kita anggap sepele
ternyata bisa begitu magis ketika digali. Saya sudah sering disakiti
begini. Sudah tahu rasanya dicintai, namun pada akhirnya dia memilih
pergi bersama teman saya sendiri. Sudah tahu rasanya diterbangkan
tinggi, namun tiba-tiba dihempaskan begitu saja. Lantas, walaupun kita
seringkali merasa disakiti, mengapa rasa sakit itu tak pernah membuat
kita kapok untuk jatuh cinta lagi?
Betapa kekuatan cinta bisa membebaskan kita dalam banyak hal, melupakan
"rasa sakit" yang seringkali diucapkan orang-orang sekitar kita, ketika
mereka menasehati; bahwa segalanya harus diakhiri. Ya, cinta soal
keikhlasan, tak pernah merasa berkorban. Cinta tak butuh alasan, karena
ketika pada akhirnya kautemukan alasan untuk mencintainya, maka cintamu
pudar.
Cinta tak butuh pengorbanan. Apapun yang kaulakukan untuknya adalah
dasar karena kauinginkan dia bahagia. Termasuk ketika kauikhlaskan dia
untuk sahabatmu....
Thursday, July 4, 2013
Antara Masa Lalu dan Masa Depan
TIDAK SEMUA YANG SAYA TULIS ADALAH SAYA.
TIDAK SEMUA YANG KAMU BACA ADALAH KAMU.
Ketika kita sedang berhadapan dengan masa sekarang,
ketika kita masih terbayang rasa kehilangan di masa lalu,
ketika kita hanya mampu berharap pada masa depan.
Memang, aku telah mengisi sebuah ruang di hatinya,
Namun siapa yang tahu?
Jika ternyata ada banyak ruang di hatinya,
Dan terdapat sebuah ruang bekas masa lalunya,
Yang belum mampu ia kosongkan.
Kehilangan memang menyakitkan,
sebagai manusia kita hanya mampu mengobati luka,
sendirian,
atau bersama seseorang yang baru.
Itu semua pilihan yang kita tentukan sendiri.
Luka pasti kering,
Tapi bekasnya akan selalu ada.
Keikhlasan dan kepasrahanlah yang membuat bekas luka tak lagi pergi.
Membuka hati untuk seseorang yang baru.
Antara masa lalu dan masa depanmu,
ada aku di sini,
sebagai cintamu saat ini.
#Respon habis baca ceritanya ka Dwitasari. Nggak ada maksud lain.
Silakan baca juga...
keren loh :')
Dwitasari :): Cinta Butuh Waktu*: "Cinta butuh waktu untuk bisa kita rasakan." - Vierratale Senyumnya adalah bagian yang paling kuhapal. Setiap...
TIDAK SEMUA YANG KAMU BACA ADALAH KAMU.
Ketika kita sedang berhadapan dengan masa sekarang,
ketika kita masih terbayang rasa kehilangan di masa lalu,
ketika kita hanya mampu berharap pada masa depan.
Memang, aku telah mengisi sebuah ruang di hatinya,
Namun siapa yang tahu?
Jika ternyata ada banyak ruang di hatinya,
Dan terdapat sebuah ruang bekas masa lalunya,
Yang belum mampu ia kosongkan.
Kehilangan memang menyakitkan,
sebagai manusia kita hanya mampu mengobati luka,
sendirian,
atau bersama seseorang yang baru.
Itu semua pilihan yang kita tentukan sendiri.
Luka pasti kering,
Tapi bekasnya akan selalu ada.
Keikhlasan dan kepasrahanlah yang membuat bekas luka tak lagi pergi.
Membuka hati untuk seseorang yang baru.
Antara masa lalu dan masa depanmu,
ada aku di sini,
sebagai cintamu saat ini.
#Respon habis baca ceritanya ka Dwitasari. Nggak ada maksud lain.
Silakan baca juga...
keren loh :')
Dwitasari :): Cinta Butuh Waktu*: "Cinta butuh waktu untuk bisa kita rasakan." - Vierratale Senyumnya adalah bagian yang paling kuhapal. Setiap...
Subscribe to:
Posts (Atom)






