Seorang guru bahasa inggris di kelas kami pernah meminta kami untuk menceritakan sebuah karangan. Semua murid diberi waktu semaksimal mungkin di atas stage untuk menyebutkan apa saja kriteria pacar idaman kami.
Saya tidak begitu antusias. Pasalnya, terlalu berharap pada kriteria seakan menginginkan pangeran negeri dongeng yang tiba-tiba muncul di hadapan saya. Sehingga, saya hanya menyampaikan beberapa hal yang terlintas di hati dan pikiran saya. Beberapa.
"Okay, guys. I will tell you about my ideal boyfriend's characteristic.
The important thing is he is a good Muslim. Cause, i hope he will teach me to be more religious. We also can pray together, he is as my 'imam'. Yeah, my special 'imam' Isn't it so sweet?
Then there is about the character of my ideal boyfriend, he is nice, friendly, honest, care, socialize person, loyal, and we can trust each other. Trust is important to make an everlasting relationship, right?
So, he will not easy to get jealous. And so am i.
When i do something wrong, he will not just silent and ignore me. But he will talk and advise me.
He isn't just be my boyfriend. He also be my best friend, and my brother. Respect and protect.
I hope my ideal boyfriend always can make me laugh, though i feel sad or bad mood. He will make me smile to stop my thousand tears.
When i have a problem, i will share to him so he will listen and give me solutions. When he gets a problem, he will share to me and i will listen though i can't give him a good solutions.
Okay, that's about the character. How about his physic?
I never demand about his handsomeness or perfectness.
Just good looking. It's enough.
He is not too handsome, so when we have a dating, i will not 'minder'. And he is not too bad, so i will not shy to introduce him as my boyfriend.
If i can choose, actually i like a boy with light skin. But if my boyfriend have a dark skin, it's okay.
And then, he is taller than me.
By the way, I like to lean on his shoulder.
Well, the point is...
All i want is someone who will stay, no matter how hard it is to be with me. He always love me, as who i am."
Haha :D mungkin bahasa inggris saya masih acak acakan. Dan kriteria yang saya sebutkan juga terlalu tinggi. Seakan, kalaupun ada laki-laki seperti itu, akan muncul pertanyaan, apakah dia mau sama saya? apakah saya pantas buat dia?
Eum, namanya juga karangan. Karangan yang saya harap bisa saya temukan.
Dan kamu...
Saya sudah bertemu kamu.
Saya menemukanmu.
Saya telah memilikmu.
Hi, my beloved boyfriend, have you be my ideal boyfriend?
Whatever, just be your self and be my better boyfriend :) :*
Showing posts with label buatan saya. Show all posts
Showing posts with label buatan saya. Show all posts
Monday, November 11, 2013
Tuesday, July 9, 2013
Cinta Dalam Diam
Saya heran mengapa dia bisa begitu puas ketika mendapat beberapa huruf hari ini. Jika huruf-huruf itu terangkai menjadi sebuah kata yang tersusun jadi kalimat yang lebih panjang, sebahagia apakah dia? Pikir saya. Namun, meski heran saya mulai mengerti bahwa perasaan sahabat saya ini bukan sekedar kagum/ngefans pada laki-laki itu.
Menurut cerita sahabat saya, mereka sudah saling mengenal. Dulunya sempat menjadi teman meski tidak begitu akrab. Lalu mereka dipertemukan kembali saat ini. Dalam keadaan berbeda, entah kini merupakan suatu kemajuan atau kemunduran.
Mereka sudah bertegur sapa melalui pesan. Cukup akrab, menurut saya. Meski sahabat sayalah yang harus lebih berjuang untuk tidak membosankan, sementara dia terus menerima jawaban-jawaban membosankan. Saya salut, dia masih bertahan sampai sekarang.
Jika saya, mungkin sudah balik ketus lalu mencari seseorang yang lebih membuat saya nyawan. Saya memang rada cuek dan sangat tidak suka jika dicuekin balik.
Oke, kembali ke cerita.
Sebenarnya, saya sendiri gerah melihat dia hanya bertahan lewat pesan. Saya ingin melihat kemajuan pesat antara hubungan mereka. Setidaknya, bukankah lebih menyenangkan jika keramahan itu nampak secara nyata dan langsung?
Namun sepertinya,
Sahabat saya terus saja beralasan untuk menunggu waktu yang tepat untuk sekedar berbincang dengan orang yang membuatnya gugup ketika bertemu.
Saya tidak menyalahkan sahabat saya, justru seharusnya sebagai laki-laki, dialah yang harus memulai perbincangan dengan sahabat saya. Untuk sekedar menyapa 'hai' tak bisakah?
Mungkin laki-laki itu tidak begitu menghiraukannya. Malang bukan?
Dan di sinilah,
Saya kembali mengambil pelajaran dari kisah sahabat saya,
Kadang diijinkan untuk mencintai, meski tidak mendapat balas dicintai, sudah merupakan hal cukup bagi kita. Bukankah cinta itu tidak bersyarat?
Memandangnya dari kejauhan, memperhatikan diam-diam, dan mendo'akan untuk kebaikannya, cinta dalam diam itulah yang masih dipertahankannya, sahabat saya.
'Teruntuk sahabat saya, yang belum berani saya sebutkan namanya.'
Keep strong, girl :)
Menurut cerita sahabat saya, mereka sudah saling mengenal. Dulunya sempat menjadi teman meski tidak begitu akrab. Lalu mereka dipertemukan kembali saat ini. Dalam keadaan berbeda, entah kini merupakan suatu kemajuan atau kemunduran.
Mereka sudah bertegur sapa melalui pesan. Cukup akrab, menurut saya. Meski sahabat sayalah yang harus lebih berjuang untuk tidak membosankan, sementara dia terus menerima jawaban-jawaban membosankan. Saya salut, dia masih bertahan sampai sekarang.
Jika saya, mungkin sudah balik ketus lalu mencari seseorang yang lebih membuat saya nyawan. Saya memang rada cuek dan sangat tidak suka jika dicuekin balik.
Oke, kembali ke cerita.
Sebenarnya, saya sendiri gerah melihat dia hanya bertahan lewat pesan. Saya ingin melihat kemajuan pesat antara hubungan mereka. Setidaknya, bukankah lebih menyenangkan jika keramahan itu nampak secara nyata dan langsung?
Namun sepertinya,
Sahabat saya terus saja beralasan untuk menunggu waktu yang tepat untuk sekedar berbincang dengan orang yang membuatnya gugup ketika bertemu.
Saya tidak menyalahkan sahabat saya, justru seharusnya sebagai laki-laki, dialah yang harus memulai perbincangan dengan sahabat saya. Untuk sekedar menyapa 'hai' tak bisakah?
Mungkin laki-laki itu tidak begitu menghiraukannya. Malang bukan?
Dan di sinilah,
Saya kembali mengambil pelajaran dari kisah sahabat saya,
Kadang diijinkan untuk mencintai, meski tidak mendapat balas dicintai, sudah merupakan hal cukup bagi kita. Bukankah cinta itu tidak bersyarat?
Memandangnya dari kejauhan, memperhatikan diam-diam, dan mendo'akan untuk kebaikannya, cinta dalam diam itulah yang masih dipertahankannya, sahabat saya.
When You Love Someone - Endah
I love you but it's not so easy to make you here with meI wanna touch and hold you foreverBut you're still in my dreamAnd I can't stand to wait ‘till nite is coming to my lifeBut I still have a time to break a silence
When you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will lose your chanceTo make your dreams come true...
I used to hide and watch you from a distance and i knew you realizedI was looking for a time to get closerat least to say... “hello”And I can't stand to wait your love is coming to my lifeWhen you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will loose your chanceTo make your dreams come true...
And I never thought that I'm so strongI stuck on you and wait so longBut when love comes it can't be wrongDon't ever give up just try and try to get what you wantCause love will find the way....When you love someoneJust be brave to say that you want him to be with youWhen you hold your loveDon't ever let it goOr you will loose your chanceTo make your dreams come true...
'Teruntuk sahabat saya, yang belum berani saya sebutkan namanya.'
Keep strong, girl :)
Monday, July 8, 2013
Kartu Perdana = Pacar ?
Kartu perdana?
Sekarang banyak banget yakan digembor-gemborin pada saingan promo, obral gratisan nelpon, sms, internet, bla bla bla.
Terus selain gemborin promo, mereka juga saingan ide kreatif iklan gitu.
Mulai dari yang alay (ciyus?), sampe keren (think again).
Kali ini gue ngga akan bahas tentang operator kartu perdana.
Yang mau gue bahas kali ini yaitu tentang pengguna dari kartu perdana. Pastinya kalian menjadi salah satunya.
Oke, gue bakal lebih spesifik lagi bahasnya, jadi mungkin kalian belum tentu termasuk.
Pengguna galau kartu perdana.
Mereka adalah insan-insan yang merasa bimbang, risau, dan pasti galau dalam memilih sebuah kartu perdana.
Seperti yang gue bilang sebelumnya,
Iklan kartu perdana (kp) tentang promo gratisan banyak dan menggiurkan.
Ini ngebuat pengguna galau jadi mudah terpikat sana-sini.
Yang gue heran, mereka nggak pernah kapok ataupun setia satu aja.
Tiap ada promo baru, lebih menarik,
Mereka campakan kp lama,
dan menjalin hubungan dengan kp baru.
Yang lama? Udah pasti kebuang.
Nah, setelah menjalin hubungan dengan kp baru,
Kayaknya mereka kurang puas, dan menemukan beberapa kelemahan.
Kelemahan itu seketika menutup kelebihan si kp baru.
What a sad, pengguna galau dengan ketidak-setiaannya langsung mencampakan kp baru,
Selanjutnya? Yaudah pasti cari penggantinya lah.
Namanya juga galau, jadi bingung lagi pilih mana.
Liat-liat iklan, kalo engga dikenalin temen,
Dapet deh yang baru lagi. Atau kadang juga balikan sama kp lama.
Yaa, hampir mirip lah sama ganti-ganti pacar.
Ya ngga?
Eh, bukannya gue nyamain pacar sama kartu perdana.
Jelas beda lah,
Gue cuma bilang, 'hampir' sama.
Sama-sama punya kelemahan dan kelebihan,
Sama-sama butuh kesabaran,
Sama-sama butuh kesetiaan.
Kadang, dengan adanya kekurangan kp. Pengguna galau juga mungkin memilih dengan menduakan/mentigakan/menempatkan/mensekiankan satu kp dengan kp lainnya.
Apalagi uda banyak banget hape yang menyediakan fasilitas selingkuh.
Nah kan?
Mereka pikir bisa menutupi kekurangan suatu kp, dengan selingkuh.
Sms gratis tapi internet mahal? Cari satu kp lagi deh yang internetnya murah. Nelpon mahal? Tambah satu kp lagi.
Sms, nelpon, internet uda murah? Tapi suka trouble? Nah diduain deh sama yang lain lagi.
Cuma pengen ngambil kelebihannya doang?
Well, terus gimana elu bisa belajar buat setia?
Sampe kapan mau lari-larian dengan nomer-nomer yang bahkan dengan sekejap langsung elu lupain?
Atau parahnya, ngga pernah elu hapal.
Saran gue,
Dengan elu belajar buat setia sama kartu perdana (kp) , mungkin elu jg bakal bisa lebih setia sama pacar. Bakal lebih bisa nerima kekurangan, ngga cuma mau kelebihan nya doang.
;)
That's all.
@violettice
#Terinspirasi dari temen gue yang baru aja sms kalo dia ganti nomer lagi -_-
Sekarang banyak banget yakan digembor-gemborin pada saingan promo, obral gratisan nelpon, sms, internet, bla bla bla.
Terus selain gemborin promo, mereka juga saingan ide kreatif iklan gitu.
Mulai dari yang alay (ciyus?), sampe keren (think again).
Kali ini gue ngga akan bahas tentang operator kartu perdana.
Yang mau gue bahas kali ini yaitu tentang pengguna dari kartu perdana. Pastinya kalian menjadi salah satunya.
Oke, gue bakal lebih spesifik lagi bahasnya, jadi mungkin kalian belum tentu termasuk.
Pengguna galau kartu perdana.
Mereka adalah insan-insan yang merasa bimbang, risau, dan pasti galau dalam memilih sebuah kartu perdana.
Seperti yang gue bilang sebelumnya,
Iklan kartu perdana (kp) tentang promo gratisan banyak dan menggiurkan.
Ini ngebuat pengguna galau jadi mudah terpikat sana-sini.
Yang gue heran, mereka nggak pernah kapok ataupun setia satu aja.
Tiap ada promo baru, lebih menarik,
Mereka campakan kp lama,
dan menjalin hubungan dengan kp baru.
Yang lama? Udah pasti kebuang.
Nah, setelah menjalin hubungan dengan kp baru,
Kayaknya mereka kurang puas, dan menemukan beberapa kelemahan.
Kelemahan itu seketika menutup kelebihan si kp baru.
What a sad, pengguna galau dengan ketidak-setiaannya langsung mencampakan kp baru,
Selanjutnya? Yaudah pasti cari penggantinya lah.
Namanya juga galau, jadi bingung lagi pilih mana.
Liat-liat iklan, kalo engga dikenalin temen,
Dapet deh yang baru lagi. Atau kadang juga balikan sama kp lama.
Yaa, hampir mirip lah sama ganti-ganti pacar.
Ya ngga?
Eh, bukannya gue nyamain pacar sama kartu perdana.
Jelas beda lah,
Gue cuma bilang, 'hampir' sama.
Sama-sama punya kelemahan dan kelebihan,
Sama-sama butuh kesabaran,
Sama-sama butuh kesetiaan.
Kadang, dengan adanya kekurangan kp. Pengguna galau juga mungkin memilih dengan menduakan/mentigakan/menempatkan/mensekiankan satu kp dengan kp lainnya.
Apalagi uda banyak banget hape yang menyediakan fasilitas selingkuh.
Nah kan?
Mereka pikir bisa menutupi kekurangan suatu kp, dengan selingkuh.
Sms gratis tapi internet mahal? Cari satu kp lagi deh yang internetnya murah. Nelpon mahal? Tambah satu kp lagi.
Sms, nelpon, internet uda murah? Tapi suka trouble? Nah diduain deh sama yang lain lagi.
Cuma pengen ngambil kelebihannya doang?
Well, terus gimana elu bisa belajar buat setia?
Sampe kapan mau lari-larian dengan nomer-nomer yang bahkan dengan sekejap langsung elu lupain?
Atau parahnya, ngga pernah elu hapal.
Saran gue,
Dengan elu belajar buat setia sama kartu perdana (kp) , mungkin elu jg bakal bisa lebih setia sama pacar. Bakal lebih bisa nerima kekurangan, ngga cuma mau kelebihan nya doang.
;)
That's all.
@violettice
#Terinspirasi dari temen gue yang baru aja sms kalo dia ganti nomer lagi -_-
Tuesday, June 25, 2013
Surat Cinta (Sssttt.. Rahasia!)
Selamat tanggal 25 ;)
Aku pernah berjanji menulis sesuatu tentang kamu di blog ku kan?
Mungkin kamu lupa pernah memintaku,
Tapi aku masih ingat, sayang.
Dan ini dia...
Di sini aku menjadi sosok sok romantis, sok puitis, dan sok manis.
Hehe :D
Surat cinta buat kamu :*
<3
Well,, for you guys,
Temen-temen yang udah terlanjur baca,
Sssttt... Ini rahasia, jadi jangan bilang siapa-siapa.
Jangan ngetawain gue juga,
Gue lagi kena virus cinta barangkali,
hihi :)) Keep my secret please ;)
Aku pernah berjanji menulis sesuatu tentang kamu di blog ku kan?
Mungkin kamu lupa pernah memintaku,
Tapi aku masih ingat, sayang.
Dan ini dia...
Di sini aku menjadi sosok sok romantis, sok puitis, dan sok manis.
Hehe :D
Surat cinta buat kamu :*
Hai, sayang...
Selamat tanggal 25 :)
Tanggal yang penting buat kita, ya?
Masih ingat awal perkenalan kita.
Dari tiga huruf itu,
Sapaan kecil; hai,
Senyuman sederhana,
Ternyata bisa berdampak besar bagi kita.
Segalanya berlanjut.
Begitu cepat.
Aku bahkan tidak menyangka dapat memasuki kisahmu.
Menjadi bagian dari hidupmu
Lalu...
Kamu masih ingat bagaimana semuanya terus mengalir?
Aku, aku bahkan tidak melewatkan sedikit detailnya.
Kamu tentu tak keberatan kan jika aku tidak menulisnya di sini?
Cukup 'kita' yang mengalami dan mengingatnya dalam memori kenangan.
Sayang,
Akupun heran,
Bagaimana bisa orang asing sepertimu,
Tiba-tiba memasuki hidupku,
Tapi kamu beruntung,
Kamu datang di saat yang tepat,
Saat sebuah ruang di dalam sana tengah kosong,
Dan butuh seorang untuk menempati,
kamu... seorang yang tepat dan pantas berada di sana.
Dan akupun beruntung,
Mampu menemukan kamu,
Kamu yang humoris, kocak, supel, tapi bandel, dan ceroboh, :)
Apapun, kekurangan dan kelebihan kita saling mengerti,
Namun selalu berharap bisa menjadi lebih baik,
Ajari aku sayang...
Sayang,
Pun aku juga heran,
Pertanyaanku saat tanggal 25 dulu,
'Mengapa? Apa alasannya?'
Kamu masih ingat jawabanmu?
" Aku... tidak tahu. Apakah harus ada alasannya. "
Terima kasih untuk jawaban terbaikmu,
Seperti teman-teman kita yang juga heran,
Bagaimana bisa aku dan kamu menjadi kita,
Tentu saja karena...
Cinta.
Sayang,
Terima kasih untuk tanggal 25 kita,
Gerimis, pepohonan, kita.
Aku masih mampu mencium aroma tempat itu,
Aku masih mampu merasakan jemariku erat di genggamanmu, pertama kalinya,
Sayang,
Terima kasih karena kamu di sini bersamaku,
Dan kamu tahu,
Ini membuatku takut dengan monster bernama 'kehilangan'.
Jadi lindungilah aku :*
Surat cinta untukmu,
Sayang,
Baiklah, sampai jumpa di tanggal 25 selanjutnya sayang :*
<3
Well,, for you guys,
Temen-temen yang udah terlanjur baca,
Sssttt... Ini rahasia, jadi jangan bilang siapa-siapa.
Jangan ngetawain gue juga,
Gue lagi kena virus cinta barangkali,
hihi :)) Keep my secret please ;)
Thursday, May 23, 2013
Photography BNS-JatimPark-Beach
Kumpulan Fotografi (K.A, Lia)
kusumaningrumlia@rocketmail.com
Kali ini gue bakal nge-share beberapa foto hasil jepretan gue.
Iseng-iseng aja deh.
Gue bukan fotografer handal.
Jadi maklumin aja kalo foto-foto ini agak ancur, parah, kabur, dsb.
gue juga gak pake kamera DSLR atau sejenisnya.
Gue pake kamera sederhana yang ada di hape gue. Gak modal banget kan?
Yaudah, modalin kamu aja gimana. Gue bersedia kok kalo kamu mau ngasihin kamera DSLR kamu ke gue. Silakan contact gue aja. haha xD
Ada sebuah kutipan :
hasil foto nggak bakal kalah sama kamera DSLR. hahaxD
Masalahnyaaa..
Apa iya gue punya skill bagus di fotografi?
Okee, ini diaaaaaaaa.... ^^
Tebak ini bayangan gue sama siapa? hayooo..
Pacar? | BUKAN!!
Gebetan? | ngarang -_-
Mantan? | gak laahhh..
Eng ing eeenggg... HE is MY Brother !! :D
Kita keliatan damai, akrab, dekettt banget yaa?
Padahaalll.... wkwk :D amin aja deh
Okee next! ;)
Di bawah ini ada foto beberapa pantai yang serasa milik gue seluarga, karena saking sepi dan masih alaminya ^^Terletak di Purworejo, Jawa Tengah.
Nama pantainya, gue kurang tahu.
Anggep aja ini, "LIA'S PRIVATE BEACH"
#Nature #Beach #Silence
Gue suka ombaknya... :) Asyik dibuat surfing ;) Tapi gue belom nyoba *gue belum bisa* Ajarin doong -__-
-----------------------
Selanjutnya ada beberapa foto yang gue ambil pas lagi makan siang bareng keluarga,
"Sekar Pajang" yang terletak di Magelang :)
#Bambu #Nature #Jembatan
jembatan alami lebih memikat ^^ yakan?
#Nature #Pemandangan #Picture #Images #Photo
Tempatnya di pinggir sungai.
Nuansanya imuut yaa? :))
#Sungai #River #Water #Stones #Nature #Picture #Images #Photo
Ini sungainyaaa. masih penuh dengan bebatuan, dan sungainya sedang agak kering.
Lanjuuuttt, xD
#Jatim #Park #Picture #Images #Photo
Lokasi: Jawa Timur Park (JATIM PARK)
#Kapal #Miniatur
Kapal Nabi Nuh, tulisannya sih gituu :p
Dan ini diaaa... foto-foto yang gue ambil malem hari di BNS (Batu Night Spectakuler)
#BNS #Wisata #Malam
On the way BNS
#Batu Night Spectacular
BNS ^^ ayooo berkunjung ;)
#Game #Pasar Malam #Romance #Night
#Carnival #Night
#Wahana #BNS #Night
Yang takut ketinggian, yang kuwatir pusing, boleh nyoba wahana mini ini ;)
#BNS #Romance #Child #Komedi Putar
Wahana paling imuuut unyuuu :3
Berikutnya BNS bagian wahana Lampion ^^
BNS -Lampion- Kerenn banget... Kapan-kapan gue mau ke sana lagi bareng dia aahhh.. wkwk
*sayang banget kejauhan -___-
#Dolphin #Lampion #Light #Night
Dolphin aja berpasangan lohhh... hbu? :P
#Glow #Lampion #Dwarf #Kurcaci
The Glowing Dwarf
#Lampion #BNS #Princess
Kebersamaan itu indah ;)

Okeee,, kayaknya segitu dulu aja, foto-foto yang gue share kali ini :)
Kira-kira gue ada bakat motret gak sih Haha xD
makasih udah nyempetin liat-liat karya akuuu :* lebih makasih lagi kalo kamu bersedia ngisi kolom komentar di bawaahhh.... :))
twitter: @violettice
kusumaningrumlia@rocketmail.com
Kali ini gue bakal nge-share beberapa foto hasil jepretan gue.
Iseng-iseng aja deh.
Gue bukan fotografer handal.
Jadi maklumin aja kalo foto-foto ini agak ancur, parah, kabur, dsb.
gue juga gak pake kamera DSLR atau sejenisnya.
Gue pake kamera sederhana yang ada di hape gue. Gak modal banget kan?
Yaudah, modalin kamu aja gimana. Gue bersedia kok kalo kamu mau ngasihin kamera DSLR kamu ke gue. Silakan contact gue aja. haha xD
Ada sebuah kutipan :
"It's not the camera that makes the photographer, it's the skills that the photographer possesses..."Jadi meskipun gue pake kamera 2 MP, kalopun kemampuan gue bagus,
hasil foto nggak bakal kalah sama kamera DSLR. hahaxD
Masalahnyaaa..
Apa iya gue punya skill bagus di fotografi?
Okee, ini diaaaaaaaa.... ^^
#Girl #Boy #Shadows #Pasir #Bayangan #Picture #Images #Photo
Tebak ini bayangan gue sama siapa? hayooo..
Pacar? | BUKAN!!
Gebetan? | ngarang -_-
Mantan? | gak laahhh..
Eng ing eeenggg... HE is MY Brother !! :D
Kita keliatan damai, akrab, dekettt banget yaa?
Padahaalll.... wkwk :D amin aja deh
Okee next! ;)
#Mountain #Cloud #Nature #Picture #Images #Photo
Gue jepret dari dalem mobil :D hahaaa
Gue jepret dari dalem mobil :D hahaaa
#Dark #Light #Sky #Trees #Picture #Images #Photo
Keren gak? Diambil dari mobil yang berjalan juga xD "Sore hari"
Keren gak? Diambil dari mobil yang berjalan juga xD "Sore hari"
---------------------------
Di bawah ini ada foto beberapa pantai yang serasa milik gue seluarga, karena saking sepi dan masih alaminya ^^Terletak di Purworejo, Jawa Tengah.
Nama pantainya, gue kurang tahu.
Anggep aja ini, "LIA'S PRIVATE BEACH"
#Beach #Sands #Ombak
Sepi kan yaa? Bisa puas dehh maen di sana ^^ tertarik?
#Nature #Beach #Silence
Gue suka ombaknya... :) Asyik dibuat surfing ;) Tapi gue belom nyoba *gue belum bisa* Ajarin doong -__-
#Jejak #Pasir #Pantai #Foto
Jejak kaki gue sama abang gue di pasir pantai ^^
#Inisial #Name #Love #Sands
Kereen gak? ^^ artinya apa yaaa... rahasia dooong :p
Kereen gak? ^^ artinya apa yaaa... rahasia dooong :p
-----------------------
Selanjutnya ada beberapa foto yang gue ambil pas lagi makan siang bareng keluarga,
"Sekar Pajang" yang terletak di Magelang :)
#Bambu #Nature #Jembatan
jembatan alami lebih memikat ^^ yakan?
#Nature #Pemandangan #Picture #Images #Photo
Tempatnya di pinggir sungai.
#Pendulum #Ayunan #Sunyi #Silence #Lonely #Picture #Images #Photo
Nuansanya imuut yaa? :))
#Sungai #River #Water #Stones #Nature #Picture #Images #Photo
Ini sungainyaaa. masih penuh dengan bebatuan, dan sungainya sedang agak kering.
#Taman #Park #Green #Picture #Images #Photo
Tempatnya enak. Terus masih asri juga. Silakan yang mau nyobain berkunjung ke sana.
Tempatnya enak. Terus masih asri juga. Silakan yang mau nyobain berkunjung ke sana.
---gue promosiin nih, tapi kok gue ga dikasih diskon yaa?---
--------------------------------
Lanjuuuttt, xD
#Jatim #Park #Picture #Images #Photo
Lokasi: Jawa Timur Park (JATIM PARK)
#Kapal #Miniatur
Kapal Nabi Nuh, tulisannya sih gituu :p
----------------------------------
Dan ini diaaa... foto-foto yang gue ambil malem hari di BNS (Batu Night Spectakuler)
#BNS #Wisata #Malam
On the way BNS
#Batu Night Spectacular
BNS ^^ ayooo berkunjung ;)
#Game #Pasar Malam #Romance #Night
Wahana ini menantang nyali kamu bangett. Puterannya lebih dahsyat. Coba ajaa :)
#Carnival #Night
Lucu yaa desainnya, ^^
#Wahana #BNS #Night
Yang takut ketinggian, yang kuwatir pusing, boleh nyoba wahana mini ini ;)
tapi umur kamu harus dibawah dua belas tahun yaaa :P
#BNS #Romance #Child #Komedi Putar
Wahana paling imuuut unyuuu :3
---------
#Lampion #Kereta #Cahaya #Romance
Kereta gue lagi disewa buat pajangan di sana xD
Kereta gue lagi disewa buat pajangan di sana xD
BNS -Lampion- Kerenn banget... Kapan-kapan gue mau ke sana lagi bareng dia aahhh.. wkwk
*sayang banget kejauhan -___-
#Dolphin #Lampion #Light #Night
Dolphin aja berpasangan lohhh... hbu? :P
#Love #Lampion #Couple
#Eiffel #Light #Cute #Paris #Lampion
#Glow #Lampion #Dwarf #Kurcaci
The Glowing Dwarf
#Lampion #BNS #Princess
Kebersamaan itu indah ;)

Okeee,, kayaknya segitu dulu aja, foto-foto yang gue share kali ini :)
Kira-kira gue ada bakat motret gak sih Haha xD
makasih udah nyempetin liat-liat karya akuuu :* lebih makasih lagi kalo kamu bersedia ngisi kolom komentar di bawaahhh.... :))
twitter: @violettice
Friday, May 17, 2013
Sumpah! Gue Kangen Lippo (Lippo Part 5)
Oke, ini masih lanjutan cerita serial Lippo.
Di part sebelumnya,
Perpisahan dua kelinci jenis lop yang mengenaskan.
Cinta Lippo pada Loppi yang berujung kematian.
Ini dia, lanjutan ceritanya...
Keep reading, guys...
Gue tahu Lippo bener-bener remuk dan hancur hatinya.
Biarin cintanya menunggu kepastian darinya.
Biarin cintanya resah, gundah, galau, sakit, lelah, karena dia.
Biarin cintanya merelakan nyawa.
Rasa bersalah dan nyesel, itu kata Lippo ke gue.
Dan kini, pas gue nawarin dia...
Apa gue cariin betina baru atau gimana?
Dia justru nolak.
Cintanya cuma satu. Dan itu sudah terkubur bersama jasad Loppi.
Dia bilang dia mau sendiri aja.
Biarin rasa dan bayang-bayang itu pergi dulu.
So, I just let him.
Gue terus nyemangatin dia supaya move on.
Tapi dia udah terlalu rapuh dan hancur.
Lippo jadi pendiam. Suka melamun dan merenung.
Dalam tidurnya, dia masih memanggil nama Loppi.
Duh, dia jadi kelinci setia amat sih... :')
Loppi pasti bangga sama lo, Lippo.
Dan dia pasti berharap lo kembali jalanin hidup ini...
Lippo udah berumur setahun lebih...
Dan dia masih aja sendiri dalam kesepiannya.
Gue jadi ikutan pilu liat semua ini.
Maka,
gue dan keluargapun bermusyawarah.
Apakah jalan terbaik untuk kehidupan Lippo?
Kita kuwatir Lippo bakal frustasi dan stres.
So, inilah keputusan bokap gue.
Lippo harus memulai kehidupan barunya.
Meninggalkan kenangan pahit di ruangan itu.
Berpisah denganku yang mungkin berbayang cinta Loppi.
Ia harus melanjutkan hidup dan hidup itu baru.
Maka, tibalah perpisahan gue sama Lippo.
Di bulan Maret itu.
Gue ngerasa nggak rela buat nglepasin Lippo.
Gue pengen dia tetep di sini.
Gue pengen Lippo tetep nemenin gue.
Tapi gue sadar, gue nggak boleh egois.
Ini semua demi kebaikan Lippo.
"Gue bahagia kalo dia juga bahagia. Dan membiarkannya pergi adalah salah satu dari kebahagiaan untuk kebaikannya."
So, after say good bye and gave him a big hug...
-----------Gue nggak pernah liat dia lagi-----------------
Entah di mana Lippo saat ini,
Udah punya berapa keturunan,
Siapa kekasih barunya,
Apakah pemiliknya sebaik gue,
Apakah namanya mash Lippo,
Apakah dia masih inget gue,
Dan apakah Lippo masih mengenang Loppi, cinta pertamanya.
Gue nggak tahu..
Meskipun gue pengen banget tahu..
Tapi sayangnya, gue nggak tahu...
Di part sebelumnya,
Perpisahan dua kelinci jenis lop yang mengenaskan.
Cinta Lippo pada Loppi yang berujung kematian.
Ini dia, lanjutan ceritanya...
Keep reading, guys...
Gue tahu Lippo bener-bener remuk dan hancur hatinya.
Biarin cintanya menunggu kepastian darinya.
Biarin cintanya resah, gundah, galau, sakit, lelah, karena dia.
Biarin cintanya merelakan nyawa.
Rasa bersalah dan nyesel, itu kata Lippo ke gue.
Dan kini, pas gue nawarin dia...
Apa gue cariin betina baru atau gimana?
Dia justru nolak.
Cintanya cuma satu. Dan itu sudah terkubur bersama jasad Loppi.
Dia bilang dia mau sendiri aja.
Biarin rasa dan bayang-bayang itu pergi dulu.
So, I just let him.
Gue terus nyemangatin dia supaya move on.
Tapi dia udah terlalu rapuh dan hancur.
Lippo jadi pendiam. Suka melamun dan merenung.
Dalam tidurnya, dia masih memanggil nama Loppi.
Duh, dia jadi kelinci setia amat sih... :')
Loppi pasti bangga sama lo, Lippo.
Dan dia pasti berharap lo kembali jalanin hidup ini...
Lippo udah berumur setahun lebih...
Dan dia masih aja sendiri dalam kesepiannya.
Gue jadi ikutan pilu liat semua ini.
Maka,
gue dan keluargapun bermusyawarah.
Apakah jalan terbaik untuk kehidupan Lippo?
Kita kuwatir Lippo bakal frustasi dan stres.
So, inilah keputusan bokap gue.
Lippo harus memulai kehidupan barunya.
Meninggalkan kenangan pahit di ruangan itu.
Berpisah denganku yang mungkin berbayang cinta Loppi.
Ia harus melanjutkan hidup dan hidup itu baru.
Maka, tibalah perpisahan gue sama Lippo.
Di bulan Maret itu.
Gue ngerasa nggak rela buat nglepasin Lippo.
Gue pengen dia tetep di sini.
Gue pengen Lippo tetep nemenin gue.
Tapi gue sadar, gue nggak boleh egois.
Ini semua demi kebaikan Lippo.
"Gue bahagia kalo dia juga bahagia. Dan membiarkannya pergi adalah salah satu dari kebahagiaan untuk kebaikannya."
So, after say good bye and gave him a big hug...
-----------Gue nggak pernah liat dia lagi-----------------
Entah di mana Lippo saat ini,
Udah punya berapa keturunan,
Siapa kekasih barunya,
Apakah pemiliknya sebaik gue,
Apakah namanya mash Lippo,
Apakah dia masih inget gue,
Dan apakah Lippo masih mengenang Loppi, cinta pertamanya.
Gue nggak tahu..
Meskipun gue pengen banget tahu..
Tapi sayangnya, gue nggak tahu...
[BASED ON TRUE STORY]
dengan sedikit bumbu drama dan komedi
Penantian dan Pengorbanan (Lippo Part 4)
Lanjut deh ceritain Lippo dan Loppi.
Sebelumnya udah dibaca kan part 1 sampe 3 nya?
Well, part kali ini...
Masih tentang kisah cinta sepasang kelinci jenis Lop.
Jadi, di masa-masa inilah kesetiaan Loppi harus diuji.
Dia menunggu sebuah kepastian cinta dari Lippo.
Mencoba setia.
Gue sampe terharu dan bangga karena mengerti kesetiaan cinta Loppi.
Waktu terus berlalu.
Kadang Loppi dilanda galau,
benarkah Lippo mencintainya?
Loppi benar-benar khawatir jika ternyata Lippo cuma mempermainkannya.
Maka, gue pun ikut turun tangan memberi dukungan.
Pas Loppi curhat sama gue,
Gue berusaha sekuat tenaga dan asa supaya bikin Loppi postv-thinking aja.
Gue coba yakinin dia,
Kalo Lippo sendirian aja di ruangannya, sedang menunggu waktu.
Tidak ada cinta lain,
Hanya untuk Loppi, seekor.
Nah, Loppi pun mulai semangat dan setiaaa...
Berminggu-minggu cinta mereka pending.
Hingga tiba saat tragis bin mengerikan bin ngenes itu.
Waktu itu,
di pagi buta, nyokap bangunin gue.
Gue masih ngantuk,
Penghuni rumah memandang gue iba.
Seperti tatapan mengasihani.
Mungkin karena gue masih pengen tidur, tapi harus sekolah.
Setelah gue menyadarkan diri sepenuhnya.
Dan sudah segar akibat siraman air bak mandi.
Gue pun dipaksa menghadapi fakta super drama!
NO!!!!
Gue melihat dengan mata kepala gue sendiri,
Loppi terbujur lemas, penuh darah.
OMG!!! What's going on? Please, someone tell me!
Gue menatap anggota keluarga gue satu persatu,
meminta penjelasan.
"Apa yang terjadi padanya?" Rintih gue.
Bokap berusaha nenangin gue, "Sepertinya dia jatuh dari ruangannya yang tinggi itu. Seseorang lupa mengunci pintu ruangannya."
Gue coba nginget-inget terakhir gue jenguk Loppi,
Pas dia curhat ke gue,
Dia bilang dia kangen berat sama Lippo.
Karena mereka terpisahkan ruangan.
Tapi Lippo sedang butuh waktu untuk menyendiri sebelum dipersatukan.
Setelah denger curhatan Loppi, gue pergi.
Tapi sebelum gue pergi, gue udah ngunci pintu ruangan Loppi.
Gue yakin.
Beneran.
Iyaa, gue udah ngunci kok...
Seinget gue gitu..
Kayaknya...
Duh..
"Tapi kenapa jatuh sampe separah itu?" Tanya gue lagi,
tak terima pada kenyataan bahwa Loppi sedang berjuang melewati ajalnya.
"Sejatuhnya dia, rupanya dia justru menjadi korban tikus raksasa."
OMG! betapa tragis dan kejamnyaaa...
Huhuuu..
Gue nangis deh pokoknyaa...
Cinta Loppi, kesetiaan Loppi, dan kerinduan Loppi..
Akhirnya berakhir dengan pengorbanan...
Oh Loppi,
Betapa gue kagum sama lo...
Huhu,
Gue nggak tahu, segimana kacaunya hati Lippo mengetahui kematian Loppi.
RIP. Loppi
(When she try to run away and looking for Lippo's love)
:*
Sebelumnya udah dibaca kan part 1 sampe 3 nya?
Well, part kali ini...
Masih tentang kisah cinta sepasang kelinci jenis Lop.
Jadi, di masa-masa inilah kesetiaan Loppi harus diuji.
Dia menunggu sebuah kepastian cinta dari Lippo.
Mencoba setia.
Gue sampe terharu dan bangga karena mengerti kesetiaan cinta Loppi.
Waktu terus berlalu.
Kadang Loppi dilanda galau,
benarkah Lippo mencintainya?
Loppi benar-benar khawatir jika ternyata Lippo cuma mempermainkannya.
Maka, gue pun ikut turun tangan memberi dukungan.
Pas Loppi curhat sama gue,
Gue berusaha sekuat tenaga dan asa supaya bikin Loppi postv-thinking aja.
Gue coba yakinin dia,
Kalo Lippo sendirian aja di ruangannya, sedang menunggu waktu.
Tidak ada cinta lain,
Hanya untuk Loppi, seekor.
Nah, Loppi pun mulai semangat dan setiaaa...
Berminggu-minggu cinta mereka pending.
Hingga tiba saat tragis bin mengerikan bin ngenes itu.
Waktu itu,
di pagi buta, nyokap bangunin gue.
Gue masih ngantuk,
Penghuni rumah memandang gue iba.
Seperti tatapan mengasihani.
Mungkin karena gue masih pengen tidur, tapi harus sekolah.
Setelah gue menyadarkan diri sepenuhnya.
Dan sudah segar akibat siraman air bak mandi.
Gue pun dipaksa menghadapi fakta super drama!
NO!!!!
Gue melihat dengan mata kepala gue sendiri,
Loppi terbujur lemas, penuh darah.
OMG!!! What's going on? Please, someone tell me!
Gue menatap anggota keluarga gue satu persatu,
meminta penjelasan.
"Apa yang terjadi padanya?" Rintih gue.
Bokap berusaha nenangin gue, "Sepertinya dia jatuh dari ruangannya yang tinggi itu. Seseorang lupa mengunci pintu ruangannya."
Gue coba nginget-inget terakhir gue jenguk Loppi,
Pas dia curhat ke gue,
Dia bilang dia kangen berat sama Lippo.
Karena mereka terpisahkan ruangan.
Tapi Lippo sedang butuh waktu untuk menyendiri sebelum dipersatukan.
Setelah denger curhatan Loppi, gue pergi.
Tapi sebelum gue pergi, gue udah ngunci pintu ruangan Loppi.
Gue yakin.
Beneran.
Iyaa, gue udah ngunci kok...
Seinget gue gitu..
Kayaknya...
Duh..
"Tapi kenapa jatuh sampe separah itu?" Tanya gue lagi,
tak terima pada kenyataan bahwa Loppi sedang berjuang melewati ajalnya.
"Sejatuhnya dia, rupanya dia justru menjadi korban tikus raksasa."
OMG! betapa tragis dan kejamnyaaa...
Huhuuu..
Gue nangis deh pokoknyaa...
Cinta Loppi, kesetiaan Loppi, dan kerinduan Loppi..
Akhirnya berakhir dengan pengorbanan...
Oh Loppi,
Betapa gue kagum sama lo...
Huhu,
Gue nggak tahu, segimana kacaunya hati Lippo mengetahui kematian Loppi.
RIP. Loppi
(When she try to run away and looking for Lippo's love)
:*
[BASED ON TRUE STORY]
dengan sedikit bumbu drama dan komedi
Hanya Bisa Menunggu (Lippo Part 3)
*Take a deep breath*
Gue lanjut yaa ceritainnya...
ini part ketiga, rupanya.
Keep reading, guys. ;)
Gue udah nasehatin abang gue berkali-kali, waktu itu.
Gue tahu perasaan dia pasti hancur banget.
Ditinggalin yang pasling dia sayang.
Tapi gimana lagi?
"Life must be go on, mas!" Teriak gue di titik terdekat dengan telinganya.
Dan berkat mantra gur itu diapun bangkit dari duduknya.
Lalu melanjutkan kehidupannya kembali.
Berbulan-bulan berikutnya.
Sepasang kelinci Lop gue, Lippo dan Loppi.
Mereka sepertinya siap merajut cinta.
Mengukir rasa di hati mereka masing-masing.
Berjanji untuk setia satu untuk selamanya.
Bukan seperti kelinci lain yang cintanya bercabang.
Soalnya bagi mereka dunia ini milik Lippo dan Loppi, saja.
Tak ada yang lain. Tak kan pernah ada.
Hanya mereka. Berdua saja.
Lo tau kan sebabnya apa?
Kalo lo tahu, berarti lo termasuk golongan cerdas.
Jadi...
Berhubung mereka beranjak remaja atau dewasa untuk kalangan kelinci...
Merekapun udah di pisah ruangannya.
Emang harus gitu, kata bokap gue. Soalnya bukan muhrim.
Sesekali disatuin,
dan mereka langsung memadu kasih.
Hehe
Lagian mereka udah diresmiin hubungannya kok.
Jadi bukan zina.
Maka, merekapun melakukan kegiatan tersebut.
Tapi gue nunggu berminggu-minggu,
belum juga diketahui kehamilan Loppi.
Padahal gue nggak sabar menimang bayi kelinci.
Eh, bukan.
Gue nggak berani menimang bayi kelinci.
Gue mungkin cuma berdoa dan menyaksikan bayi-bayi tersebut lahir.
Tapi kata bokap gue,
Loppi belum juga hamil.
Duhh! Apa masih terlalu muda ya?
Kalo nggak salah usia mereka sekitar... gue lupa... Belum ada setahun sih memang...
Wah, hubungan dini dong? :o
Gue langsung browsing tentang hubungan cinta pada kelinci.
Kata eyang google sih..
Bagi si betina udah masa kawin, kalo si jantan belum matang tuh.
Nahloh...
Sepertinya Loppi harus menanti cinta Lippo.
Gue lanjut yaa ceritainnya...
ini part ketiga, rupanya.
Keep reading, guys. ;)
Gue udah nasehatin abang gue berkali-kali, waktu itu.
Gue tahu perasaan dia pasti hancur banget.
Ditinggalin yang pasling dia sayang.
Tapi gimana lagi?
"Life must be go on, mas!" Teriak gue di titik terdekat dengan telinganya.
Dan berkat mantra gur itu diapun bangkit dari duduknya.
Lalu melanjutkan kehidupannya kembali.
Berbulan-bulan berikutnya.
Sepasang kelinci Lop gue, Lippo dan Loppi.
Mereka sepertinya siap merajut cinta.
Mengukir rasa di hati mereka masing-masing.
Berjanji untuk setia satu untuk selamanya.
Bukan seperti kelinci lain yang cintanya bercabang.
Soalnya bagi mereka dunia ini milik Lippo dan Loppi, saja.
Tak ada yang lain. Tak kan pernah ada.
Hanya mereka. Berdua saja.
Lo tau kan sebabnya apa?
Kalo lo tahu, berarti lo termasuk golongan cerdas.
Jadi...
Berhubung mereka beranjak remaja atau dewasa untuk kalangan kelinci...
Merekapun udah di pisah ruangannya.
Emang harus gitu, kata bokap gue. Soalnya bukan muhrim.
Sesekali disatuin,
dan mereka langsung memadu kasih.
Hehe
Lagian mereka udah diresmiin hubungannya kok.
Jadi bukan zina.
Maka, merekapun melakukan kegiatan tersebut.
Tapi gue nunggu berminggu-minggu,
belum juga diketahui kehamilan Loppi.
Padahal gue nggak sabar menimang bayi kelinci.
Eh, bukan.
Gue nggak berani menimang bayi kelinci.
Gue mungkin cuma berdoa dan menyaksikan bayi-bayi tersebut lahir.
Tapi kata bokap gue,
Loppi belum juga hamil.
Duhh! Apa masih terlalu muda ya?
Kalo nggak salah usia mereka sekitar... gue lupa... Belum ada setahun sih memang...
Wah, hubungan dini dong? :o
Gue langsung browsing tentang hubungan cinta pada kelinci.
Kata eyang google sih..
Bagi si betina udah masa kawin, kalo si jantan belum matang tuh.
Nahloh...
Sepertinya Loppi harus menanti cinta Lippo.
Lippo: Maafkan aku, bukan maksudku php-in kamu.
Loppi: Terus? Please, jangan gantungin aku.
Lippo: Enggak kok, aku cuma belum siap. Aku nunggu saat yang tepat.
Loppi: Baiklah, aku akan tetap setia kok nungguin kamu.
Lippo: (Mendekap Loppi di pelukannya)
Ecieeeehhhh :3 :*
[BASED ON TRUE STORY]
dengan sedikit bumbu drama dan komedi
Pilunya Perasaan Abang Gue (Lippo Part 2)
Oke, gue bakal lanjut ceritain Lippo dan kawan kawan.
Lo udah baca part sebelumnya kan?
Harus dibaca biar nggak bingung. Biar asikk juga...
Dan biar ngehargain susah payah gue juga, yang nulis ini..
:)) Makasih yaa udah setia baca...
Nah...
Berbulan-bulan kebersamaan kami.
Gue-Lippo-Loppi-Dan kelinci dutch yang blm gue kasih nama.
Gue makin sayang dalam membelai mereka.
Gue tetep rajin ngunjungin mereka.
Bawain wortel , kangkung, dan makanan lain yang layak dan higinis.
Sehat dan bersih itu nomer satu buat mereka.
Kan, mereka itu harus jadi peliharaan yang elit dan berkelas gitu.
Namunnn, nampaknya ruangan mereka makin kotor.
Lo taulah,
kotoran kelinci itu segimana banyaknyaaa..
Aih, jijik gue.
Untungnya, abang gue baik banget.
Gue dibantuin bersihin tuh ruangan.
Sebenernya bukan dibantuin,
soalnya emang dia yang kerja sendiri dan gue...
Gue ngapain ya? Gue lupa.
Waktu terus berlalu,
Suka duka...
Sehat sakit...
Bosen sibuk...
Kita lewatin bareng-bareng.
Hingga saat duka itupun tiba.
*Ambil tisu* *Nangis mengenang semuanya*
Oke,
Meski gue nggak tega buat flash back kejadian pilu itu.
Tapi gue harus.
Gue tau gue kuat kok.
Gue bisa ngadepin semua ini.
Gue nggak apa-apa kok buat kembali ngingat kepiluan.
Meski gue rasanya sakittt banget harus kembali ke masa sulit itu.
Lo taulah,
Kadang masa lalu itu benar-benar menyakitkan sampe kita takut untuk menoleh padanya.
Tapi, lo tetep harus menoleh ke masa lalu sebentar,
dan jangan keterusan. Kembali tatap masa depan.
Ambil pandangan lurus dan melangkahlah!
-rupanya, gue ngelantur kemana-mana-
Jadi,
hari itu...
*Ambil tisu lagi*
Salah satu penghuni yang gue sayang meninggalkan kami.
Huhu :'(
Tapi gue bersyukur sih.
Eh, jangan berhenti baca dan ngejudge gue kejem please.
Baca sepenggal doang emang cuma bisa bikin neg-think.
Makanya lo harus lanjut baca,
jadi jangan nuduh gue yang macem-macem.
-______-
Nih yaaa gue tuh bersyukur karena bukan Lippo-Loppi yang ninggalin gue.
Pagi itu, pas gue jenguk dia...
Dia udah sekarat gitu di ruangannya.
Bokap gue langsung bawa dia ke ruang isolasi.
Ruang isolasi itu yaa rumah gue gitu.
Maksudnya sekedar dipisahin dari kelinci lain.
Bukannya dikasih pengobatan lebih. Hehe
Hla gimana?
Obat buat kelinci yang hampir sekarat mana kita punya?
Gejala sekarat dia,
yang gue inget...
Tubuh utuh, tapi menggigil,
Gerakan gak karuan,
Sesekali kayak jantungan gitu.
Ngeri kan yaa? :"(
Dan gue bener-bener ga tega ngelihat saat-saat itu.
Oh My God, di hadapan gue.
Gue menyaksikan detik-detik terakhirnya.
Asli, gue nangis guys saat itu juga.
Gue kan hatinya emang lembutt..
Gue lebih terpukul saat nyoba ngerasain yang abang gue rasakan.
Soalnya, tuh kelinci kan yang favoritnya abang gue.
Iyaaa, karena gue lebih manjain dan merhatiin Lippo-Loppi,
Jadi abang gue mutusin buat lebih peduliin kelinci dutch yang gue anaktiri-kan itu.
Hehe
Gue mutusin buat ngasih perpisahan terindah dan teromantis buat mereka.
Maka, gue biarin abang gue aja yang nguburin.
Mungkin dia bakal lebih tenang kalo cuman dia sendiri yang menghadiri pemakaman.
Bukannya gue nggak sayang,
Gue cuman nggak tega aja nyaksiin kelinci yang udah nemenin gue lama,
Tiba-tiba harus terbenam tanah.
Huhu
Jadi pas abang gue sms...
Di sekolah gue bener-bener ga konsen mikirin arwah kelinci abang gue itu.
Yang bisa gue lakuin cuma berdo'a dan ngenang dia.
Semoga lo diterima di sisiNya aja deh...
Jadi kelinci yang baik yaa di sana...
Jangan pipis sembarangan... :*
RIP: Kelinci dutch abang gue (Unnamed)
Lo udah baca part sebelumnya kan?
Harus dibaca biar nggak bingung. Biar asikk juga...
Dan biar ngehargain susah payah gue juga, yang nulis ini..
:)) Makasih yaa udah setia baca...
Nah...
Berbulan-bulan kebersamaan kami.
Gue-Lippo-Loppi-Dan kelinci dutch yang blm gue kasih nama.
Gue makin sayang dalam membelai mereka.
Gue tetep rajin ngunjungin mereka.
Bawain wortel , kangkung, dan makanan lain yang layak dan higinis.
Sehat dan bersih itu nomer satu buat mereka.
Kan, mereka itu harus jadi peliharaan yang elit dan berkelas gitu.
Namunnn, nampaknya ruangan mereka makin kotor.
Lo taulah,
kotoran kelinci itu segimana banyaknyaaa..
Aih, jijik gue.
Untungnya, abang gue baik banget.
Gue dibantuin bersihin tuh ruangan.
Sebenernya bukan dibantuin,
soalnya emang dia yang kerja sendiri dan gue...
Gue ngapain ya? Gue lupa.
Waktu terus berlalu,
Suka duka...
Sehat sakit...
Bosen sibuk...
Kita lewatin bareng-bareng.
Hingga saat duka itupun tiba.
*Ambil tisu* *Nangis mengenang semuanya*
Oke,
Meski gue nggak tega buat flash back kejadian pilu itu.
Tapi gue harus.
Gue tau gue kuat kok.
Gue bisa ngadepin semua ini.
Gue nggak apa-apa kok buat kembali ngingat kepiluan.
Meski gue rasanya sakittt banget harus kembali ke masa sulit itu.
Lo taulah,
Kadang masa lalu itu benar-benar menyakitkan sampe kita takut untuk menoleh padanya.
Tapi, lo tetep harus menoleh ke masa lalu sebentar,
dan jangan keterusan. Kembali tatap masa depan.
Ambil pandangan lurus dan melangkahlah!
-rupanya, gue ngelantur kemana-mana-
Jadi,
hari itu...
*Ambil tisu lagi*
Salah satu penghuni yang gue sayang meninggalkan kami.
Huhu :'(
Tapi gue bersyukur sih.
Eh, jangan berhenti baca dan ngejudge gue kejem please.
Baca sepenggal doang emang cuma bisa bikin neg-think.
Makanya lo harus lanjut baca,
jadi jangan nuduh gue yang macem-macem.
-______-
Nih yaaa gue tuh bersyukur karena bukan Lippo-Loppi yang ninggalin gue.
Pagi itu, pas gue jenguk dia...
Dia udah sekarat gitu di ruangannya.
Bokap gue langsung bawa dia ke ruang isolasi.
Ruang isolasi itu yaa rumah gue gitu.
Maksudnya sekedar dipisahin dari kelinci lain.
Bukannya dikasih pengobatan lebih. Hehe
Hla gimana?
Obat buat kelinci yang hampir sekarat mana kita punya?
Gejala sekarat dia,
yang gue inget...
Tubuh utuh, tapi menggigil,
Gerakan gak karuan,
Sesekali kayak jantungan gitu.
Ngeri kan yaa? :"(
Dan gue bener-bener ga tega ngelihat saat-saat itu.
Oh My God, di hadapan gue.
Gue menyaksikan detik-detik terakhirnya.
Asli, gue nangis guys saat itu juga.
Gue kan hatinya emang lembutt..
Gue lebih terpukul saat nyoba ngerasain yang abang gue rasakan.
Soalnya, tuh kelinci kan yang favoritnya abang gue.
Iyaaa, karena gue lebih manjain dan merhatiin Lippo-Loppi,
Jadi abang gue mutusin buat lebih peduliin kelinci dutch yang gue anaktiri-kan itu.
Hehe
Gue mutusin buat ngasih perpisahan terindah dan teromantis buat mereka.
Maka, gue biarin abang gue aja yang nguburin.
Mungkin dia bakal lebih tenang kalo cuman dia sendiri yang menghadiri pemakaman.
Bukannya gue nggak sayang,
Gue cuman nggak tega aja nyaksiin kelinci yang udah nemenin gue lama,
Tiba-tiba harus terbenam tanah.
Huhu
Jadi pas abang gue sms...
Lo ikut takziyah nggak nih?
Gue nggak sanggup liatnya. Gausah nunggu gue pulang sekolah. Langsung lo makamin aja, mas. Makin cepet, makin tenang dia jiwanya.
Di sekolah gue bener-bener ga konsen mikirin arwah kelinci abang gue itu.
Yang bisa gue lakuin cuma berdo'a dan ngenang dia.
Semoga lo diterima di sisiNya aja deh...
Jadi kelinci yang baik yaa di sana...
Jangan pipis sembarangan... :*
RIP: Kelinci dutch abang gue (Unnamed)
[BASED ON TRUE STORY]
dengan sedikit bumbu drama dan komedi
Pertemuan Terindah Kami (Lippo Part 1)
Hai readers..
Hati gue lagi gundah gulana nih,
Gue galau abis hari ini.
Aih, ini semua gegara gue lagi kangeeennn banget.
Iyah gue lagi ngangenin seseekor.
Bukan berarti gue cuma kangen ekornya loh,
tapi gue kangen all about it.
(Bakal gue ceritain dalam beberapa part.)
Part pertama-----
Namanya Lippo.
Lahir di kandang induknya bersama beberapa saudaranya yang tak dikenali.
Tanggal lahirnya gue nggak tahu kapan,
soalnya gue nggak ikut menghadiri persalinannya.
Meskipun sebenernya dulu gue pengen banget nyemangatin induknya,
gue kan berjiwa kasih sayang banget gitu.
Jadi Lippo dan saudaranya bisa lahir dengan normal tanpa kekurangan.
Tapi sepertinya takdir berkata lain,
saat persalinan terjadi,
gue bahkan masih terpisahkan dan belum mengenal Lippo dan induknya sama sekali.
Well, gue akhirnya di pertemukan di sebuah tempat.
Gue jarang ke sana,
dan saat gue ke sana. Akhirnya gue jatuh cinta pada pandangan pertama sama Lippo.
Gue langsung maksa bokap buat bebasin Lippo.
Iya, Lippo lagi disandera.
Dan Lippo segera sujud syukur, saat dia akhirnya dibebaskan oleh gue dan bokap.
Lo bisa imajinasikan dikit, kayak di film barat yang kategori action.
Nah, kurang lebih kejadian pembebasan Lippo kayak gitu lah.
Akhirnya, setelah bokap merogoh sakunya dikit,
kami bisa membebaskan Lippo, dan... kekasihnya.
That's right, Lippo sudah memiliki pasangan hidup, namanya Loppi.
Gue bisa melihat tanda cinta dari mata Lippo kepada Loppi.
Penuh arti, dan sangat romantis.
Dan gue pun tahu kalau Loppi juga cinta mati pada Lippo.
Seketika,
gue nangis terharu.
Hati gue terlalu lembut, sob.
Sampe rumah,
gue menempatkan Lippo dan Loppi di ruangannya.
Belum bisa disebut kamar pengantin.
Soalnya menurut sang penyandera,
umur mereka baru 2-3 bulan.
Iyaa, masih kecil. Tapi bukan baby.
Well, mereka itu hewan kelinci.
Oh iya, gue lupa ngasih tahu,
Pertemuan gue sama Lippo-Loppi itu sehari sebelum ulang tahun gue.
Jadi di hari ulang tahun gue (7 Oktober)
Gue dikasih hadiah buat meluk dan membelai sepasang kekasih unyuuuu...
Bukan dikasih hadiah sih sebenernya,
Tapi gue minta . Iya gue mohon-mohon gitu sama bokap buat dihadiahin kelinci aja pas ultah.
Bokap awalnya gak setuju.
Soalnya gue udah banyak menghilangkan nyawa-nyawa kelinci peliharaan gue.
Sebenernya bukan gue yang salah.
Tapi emang, melihara kelinci tuh susahnya minta ampuuunnnn.....
Dan sekarang aja cuma tinggal satu.
Berhubung bokap sayang banget sama gue..
Yaaa, gue tetep dikadoin kelinci sepasang, jenis Lop, guys.
Itulohh yang bulunya halusss melebihi anggora,
Trus kalo udah gede, telinganya turun gitu kayak hewan anjing.
Tinggalah mereka bertiga. Soalnya, di ruangan tersebut sudah di huni oleh satu ekor jenis dutch.Gapapa kan bertiga?
Lagian kan mereka masih tergolong anak-anak,
jadi makin rame malah makin seru dong ya? :D
Kelanjutan kisah kebersamaan kami?
Check next post. ;)
Hati gue lagi gundah gulana nih,
Gue galau abis hari ini.
Aih, ini semua gegara gue lagi kangeeennn banget.
Iyah gue lagi ngangenin seseekor.
Bukan berarti gue cuma kangen ekornya loh,
tapi gue kangen all about it.
(Bakal gue ceritain dalam beberapa part.)
Part pertama-----
Namanya Lippo.
Lahir di kandang induknya bersama beberapa saudaranya yang tak dikenali.
Tanggal lahirnya gue nggak tahu kapan,
soalnya gue nggak ikut menghadiri persalinannya.
Meskipun sebenernya dulu gue pengen banget nyemangatin induknya,
gue kan berjiwa kasih sayang banget gitu.
Jadi Lippo dan saudaranya bisa lahir dengan normal tanpa kekurangan.
Tapi sepertinya takdir berkata lain,
saat persalinan terjadi,
gue bahkan masih terpisahkan dan belum mengenal Lippo dan induknya sama sekali.
Well, gue akhirnya di pertemukan di sebuah tempat.
Gue jarang ke sana,
dan saat gue ke sana. Akhirnya gue jatuh cinta pada pandangan pertama sama Lippo.
Gue langsung maksa bokap buat bebasin Lippo.
Iya, Lippo lagi disandera.
Dan Lippo segera sujud syukur, saat dia akhirnya dibebaskan oleh gue dan bokap.
Lo bisa imajinasikan dikit, kayak di film barat yang kategori action.
Nah, kurang lebih kejadian pembebasan Lippo kayak gitu lah.
Akhirnya, setelah bokap merogoh sakunya dikit,
kami bisa membebaskan Lippo, dan... kekasihnya.
That's right, Lippo sudah memiliki pasangan hidup, namanya Loppi.
Gue bisa melihat tanda cinta dari mata Lippo kepada Loppi.
Penuh arti, dan sangat romantis.
Dan gue pun tahu kalau Loppi juga cinta mati pada Lippo.
Seketika,
gue nangis terharu.
Hati gue terlalu lembut, sob.
Sampe rumah,
gue menempatkan Lippo dan Loppi di ruangannya.
Belum bisa disebut kamar pengantin.
Soalnya menurut sang penyandera,
umur mereka baru 2-3 bulan.
Iyaa, masih kecil. Tapi bukan baby.
Well, mereka itu hewan kelinci.
Oh iya, gue lupa ngasih tahu,
Pertemuan gue sama Lippo-Loppi itu sehari sebelum ulang tahun gue.
Jadi di hari ulang tahun gue (7 Oktober)
Gue dikasih hadiah buat meluk dan membelai sepasang kekasih unyuuuu...
Bukan dikasih hadiah sih sebenernya,
Tapi gue minta . Iya gue mohon-mohon gitu sama bokap buat dihadiahin kelinci aja pas ultah.
Bokap awalnya gak setuju.
Soalnya gue udah banyak menghilangkan nyawa-nyawa kelinci peliharaan gue.
Sebenernya bukan gue yang salah.
Tapi emang, melihara kelinci tuh susahnya minta ampuuunnnn.....
Dan sekarang aja cuma tinggal satu.
Berhubung bokap sayang banget sama gue..
Yaaa, gue tetep dikadoin kelinci sepasang, jenis Lop, guys.
Itulohh yang bulunya halusss melebihi anggora,
Trus kalo udah gede, telinganya turun gitu kayak hewan anjing.
Tinggalah mereka bertiga. Soalnya, di ruangan tersebut sudah di huni oleh satu ekor jenis dutch.Gapapa kan bertiga?
Lagian kan mereka masih tergolong anak-anak,
jadi makin rame malah makin seru dong ya? :D
Kelanjutan kisah kebersamaan kami?
Check next post. ;)
[BASED ON TRUE STORY]
dengan sedikit bumbu drama dan komedi
Sunday, May 12, 2013
Topeng Dan Kebohongan Putihku
Diantara dua pilihan
Ada saatnya kita harus memilih
Diantara berkata jujur namun menyakitkan
atau berbohong agar orang tersebut tidak sakit hati
Ketika sebuah masalah dapat menguak masalah lain
Menarik beban-beban yang sudah terkubur
Hanya karena kita salah memilih
Maka saat itu kita hanya mampu mengatakan, 'kebohongan putih'
Kebohongan untuk kebaikan
Topeng?
Ya, kadang kita sangat membutuhkannya
Sebab, tidak ada pilihan lain selain menutupinya
Tersenyum, berpura-pura kuat
Tegar, karena itu pilihan terakhir
Pernahkah anda?
Melakukan kebohongan demi orang yang kita sayang?
Beberapa berpendapat,
Sekecil apapun kebohongan itu tetap saja menyakitkan hati
Sebagai pendengar kita pasti lebih memilih dia jujur,
namun saat kita menempatkan sebagai dia,
mungkin tak salah jika ia memilihi berbohong untuk kebaikan.
Kadang kita tak mau tahu,
Tak mau mencoba menempatkan diri,
Mengecamnya agar berkata jujur,
meski sakit tapi itu tidak lebih sakit dari kebohongan
Benarkah?
Kuharap begitu,
Tapi sepertinya mungkin itu tidak selalu benar
Ada kalanya, kejujuran itu jauh lebih menyakitkan
Lalu kita bisa apa?
Seperti memilih antara menusuknya dengan pisau atau langsung menembaknya dengan peluru
Dan sepertinya saya lebih memilih untuk,
menembak diri saya sendiri dengan satu-satunya peluru di pistol
Maksudku,
kuharap menumpahkan kesalahan padaku,
agar seseorang tidak tersakiti, itu perlu
Ada kalanya
Namun tidak selalu
Tidak selalu saya bersedia untuk bunuh diri
Tidak selalu saya mau saja disalahkan.
Tidak selalu... Tidak selalu...
Ada saatnya kita harus memilih
Diantara berkata jujur namun menyakitkan
atau berbohong agar orang tersebut tidak sakit hati
Ketika sebuah masalah dapat menguak masalah lain
Menarik beban-beban yang sudah terkubur
Hanya karena kita salah memilih
Maka saat itu kita hanya mampu mengatakan, 'kebohongan putih'
Kebohongan untuk kebaikan
Dulu kalau aku tak begitu, kini bagaimana aku?
Dulu kalau aku tak di situ, kini di mana aku?
Kini kalau aku begini, kelak bagaimana aku?
Kini kalau aku di sini, kelak di mana aku?
Tak tahu kelak ataupun dulu
Cuma tahu kini aku begini
Cuma tahu kini aku di sini
Dan kini aku melihatmu(Summer In Seoul)
Topeng?
Ya, kadang kita sangat membutuhkannya
Sebab, tidak ada pilihan lain selain menutupinya
Tersenyum, berpura-pura kuat
Tegar, karena itu pilihan terakhir
Pernahkah anda?
Melakukan kebohongan demi orang yang kita sayang?
Beberapa berpendapat,
Sekecil apapun kebohongan itu tetap saja menyakitkan hati
Sebagai pendengar kita pasti lebih memilih dia jujur,
namun saat kita menempatkan sebagai dia,
mungkin tak salah jika ia memilihi berbohong untuk kebaikan.
Kadang kita tak mau tahu,
Tak mau mencoba menempatkan diri,
Mengecamnya agar berkata jujur,
meski sakit tapi itu tidak lebih sakit dari kebohongan
Benarkah?
Kuharap begitu,
Tapi sepertinya mungkin itu tidak selalu benar
Ada kalanya, kejujuran itu jauh lebih menyakitkan
Lalu kita bisa apa?
Seperti memilih antara menusuknya dengan pisau atau langsung menembaknya dengan peluru
Dan sepertinya saya lebih memilih untuk,
menembak diri saya sendiri dengan satu-satunya peluru di pistol
Maksudku,
kuharap menumpahkan kesalahan padaku,
agar seseorang tidak tersakiti, itu perlu
Ada kalanya
Namun tidak selalu
Tidak selalu saya bersedia untuk bunuh diri
Tidak selalu saya mau saja disalahkan.
Tidak selalu... Tidak selalu...
Monday, May 6, 2013
Quotes And Me (Life, Love, Fun)
Today i just want to share some quotes.
I took that quote from a variety of sources.
edited it, giving background from photo which I took.
Simple quotes, love quotes, life quotes, etc.
So Check this out!
Wish it useful.. :D :)
Quotes edited use: PhotoShop, PhotoScape
Photo taken by: Lia, and friends
Sketch by: Lia
That's all quotes for now.
More? in the process :)
I took that quote from a variety of sources.
edited it, giving background from photo which I took.
Simple quotes, love quotes, life quotes, etc.
So Check this out!
Wish it useful.. :D :)
#Sing quotes #Worse #My Problem
#Quotes #Girl #Woman #Lady #Wish
#Quotes #Single #Rest #Love
#Quotes #Ironic #Adore #Ignore #Hurt #Love
"Bertepuk Sebelah Tangan"
"Bertepuk Sebelah Tangan"
#Quotes #Smile #Tears
#Quotes #Single #No One
#Quotes #Loving #Love #Hurt #Wait
#Quotes #Facebook #Add #Why #Fun
#Quote #Mistake #Hurt
#Quotes #Fun # Life
#Quotes #Love #Invisible #White
#Quotes #Song #Girls #Untold #Story
#Quotes #Wait #Patient
#Quotes #Love #Crazy #Believe
Quotes edited use: PhotoShop, PhotoScape
Photo taken by: Lia, and friends
Sketch by: Lia
That's all quotes for now.
More? in the process :)
Subscribe to:
Posts (Atom)













































