Kenapa ada angin?
Agar orang-orang tahu kalau ada udara di sekitarnya.
Tiap detik kita menghirup udara, kadang lupa sedang bernafas.
Tiap detik kita berada dalam udara, lebih sering tidak menyadarinya.
Angin memberi kabar bagi para pemikir
Wahai, sungguh ada sesuatu di sekitar kita
Meski tidak terlihat, tidak bisa dipegang.
Kenapa ada hujan?
Agar orang-orang paham kalau ada langit di atas sana
Tiap detik kita melintas di bawahnya, lebih sering mengeluh
Tiap detik kita bernaung di bawahnya, lebih sering mengabaikan
Hujan memberi kabar bagi para pujangga
Aduhai, sungguh ada yang menaungi di atas
Meski tidak tahu batasnya, tidak ada wujudnya
Begitulah kehidupan.
Ada banyak pertanda bagi orang yang mau memikirkannya.
Kenapa kita sakit hati?
Agar orang-orang paham dia adalah manusia
Tiap saat kita melalui hidup, lebih sering tidak peduli
Tiap saat kita menjalani hidup, mungkin tidak merasa sedang hidup
Sakit hati memberi kabar bagi manusia bahwa kita adalah manusia
Sungguh, tidak ada hewan, binatang yang bisa sakit hati
Apalagi batu, kayu, tanah, tiada pernah sakit hati
Maka berdirilah sejenak, rasakan angin menerpa wajah
Lantas tersenyum, ada udara di sekitar kita.
Maka mendongaklah menatap ke atas, tatap bulan gemintang atau langit biru bersaput awan..
Lantas mengangguk takjim, ada langit di sana.
Maka berhentilah sejenak saat sakit hati itu tiba, rasakan segenap sensasinya..
Lantas tertawa kecil atau terkekeh juga boleh, kita adalah manusia.
* Tere Liye
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts
Thursday, January 23, 2014
Saturday, May 4, 2013
Aku Benci Rasa Jujur Ini
Ketika rasa jujur itu mengungkapkan semuanya padaku~
Hai kamu,
pendatang baru di kehidupanku.
Sebenarnya apa yang kau lakukan padaku?
Masuk ke dalam kisahku, tanpa seizinku.
Aku benci itu.
Membuatku turut membenci dirimu.
Lalu kenapa kamu masih di sini.
Harusnya kamu pergi.
Membiarkan ketenangan hati.
Karena aku tlah terbiasa pada harian sepi.
Aku benci perasaan tanpa teori ini.
Aku benci keputusanmu.
Aku benci mulai nyaman bersamamu.
Aku benci merasa senang tiap bertemu kamu
(Read More.......)
Hai kamu,
pendatang baru di kehidupanku.
Sebenarnya apa yang kau lakukan padaku?
Masuk ke dalam kisahku, tanpa seizinku.
Aku benci itu.
Membuatku turut membenci dirimu.
Lalu kenapa kamu masih di sini.
Harusnya kamu pergi.
Membiarkan ketenangan hati.
Karena aku tlah terbiasa pada harian sepi.
Aku benci perasaan tanpa teori ini.
Aku benci keputusanmu.
Aku benci mulai nyaman bersamamu.
Aku benci merasa senang tiap bertemu kamu
(Read More.......)
Friday, September 14, 2012
Poem - Geguritan - Puisi
Suatu hari gue diminta buat 3 puisi dengan bahasa yang berbeda-beda, yaitu : Indonesia, Jawa, dan Inggris.
Dan gue buat dengan segenap kemampuan gue.
Dan inilah hasilnyaaa...
TADAAA!!!!
So, what do you think??
Dan gue buat dengan segenap kemampuan gue.
Dan inilah hasilnyaaa...
TADAAA!!!!
So, what do you think??
Saturday, October 1, 2011
Curahan hati sebuah sungai yang merintih
Ini aku, sungai kotor yang berada di jarak cukup dekat dari
rumahmu..Ya, kurasa cukup dekat bagiku
Karena jika aku ingin menghampirimu
Aku dapat melakukannya dengan singkat.
Seperti yang kuujarkan tadi,
Aku hanya sungai kotor yang sering dimaki orang
Tapi aku butuh bantuanmu
Ini curahan hatiku padamu
dan tolong sampaikan juga pada
orang-orang di sekitarmu...
Kumohon bantu aku bersihkan badanku
Aku menderita,
Begitu pula teman-temanku yang berada di dalamku
Ikan-ikan di dalamku hampir tiada
Mereka tak sanggup bertahan menemaniku...
Tolong…
Ka tahu, aku terus menyeringai di sini
Namun mengapa kalian tak kunjung mendengar
Harus bagaimana aku?
Aku hanya sungai kecil yang teraniyaya
Tiap kalian melewatiku, tak jarang aku mendengar cacianmu
tentangku
Kalian merasa aku aib bagi kalian
Kalian tak mau membantuku
Justru sekedar menjadikanku akhir penyelesaian
Hanya tumpahan keburukan
Kumohon…
Aku ingin seperti dulu
Bersinar terang dan menjadi kebanggaan
Menjadi bintang yang terkenal diantara kalian
Tiap hari berlomba-lomba untuk mengunjungiku
Aku rindu masa itu
Masa kalian menjamahku
Tolong bantu aku bangkit dari deritaku
Hapuskan derita di diriku
Aku tak mampu melakukannya sendiri
Atau haruskah aku meminta bantuan pada sang hujan
Haruskah kutemui kalian secara langsung
Haruskah aku menyakiti kalian terlebih dahulu
Agar kalian mengerti betapa menderitanya aku kini
Agar kalian merasakan tangisan sepertiku
Jawab aku…
Haruskah aku melakukannya
Aku tak tega
Namun aku sekarat dan butuh uluran tangan
Jika boleh memilih aku akan memilih berakhir dengan
kekeringan
Daripada tewas sebagai genangan air tak berguna
Dariku…
Sungai kotor di dekatmu
boleh
dicopy...
Asal
dicantumkan juga sumbernya! :)
arliasworld.blogspot.com
Subscribe to:
Posts (Atom)






